BWF World Tour Finals
HASIL BWF World Tour Finals 2020 - Greysia Polii/Apriyani Rahayu Menang Mudah & Peluang Ahsan/Hendra
Ganda Pitri Indonesia berhasil menaklukkan pasangan Malaysia Vivian HOO/YAP Cheng Wen dua gim langsung 21-17 dan 21-7.
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hasil BWF World Tour Finals 2020 Ganda Putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu kembali meraih kemenangan dua gim langsung Kamis 28 Januari 2021
Kekalahan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mewarnai partai pembuka di hari kedua babak penyisihan sektor ganda putra grup B ajang BWF World Tour Finals 2020.
Ganda Pitri Indonesia berhasil menaklukkan pasangan Malaysia Vivian HOO/YAP Cheng Wen dua gim langsung 21-17 dan 21-7.
Sementara itu, Andalan Merah-Putih Ahsan/Hendra dikalahkan Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae (Korea Selatan).
• LIVE HASIL BWF World Tour Finals 2020 - Ahsan/Hendra Kalah dan Nasib Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Kegagalan Ahsan/Hendra kali ini pun menambah panjang daftar kekalahan mereka dari wakil Korea Selatan tersebut.
Untuk ketiga kalinya, Ahsan/Hendra ditaklukkan pasangan asal Negeri Ginseng ini.
Pada pertemuan sebelumnya di babak perempatfinal Yonex Thailand Terbuka, Jumat (15/1), Sol Gyu/Seung Jae juga mengalahkan The Daddies dengan skor 21-16, 21-19, dalam waktu 38 menit.
Jalannya laga, hingga interval gim pertama, Sol Gyu/Seung Jae terus memimpin 11-10. Ahsan/Hendra sempat mengejar dan unggul 18-15, namun lawan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 18-18.
Hingga ganda Korea Selatan ini unggul dan akhirnya sukses mengamankan gim pertama dengan kemenangan 21-19.
"Tadi sayang juga, di gim pertama sebenarnya kami sudah leading, terus sempat disamakan lawan. Sebenarnya tadi sudah lumayan bisa poin, sudah bisa menemukan polanya. Tapi di poin-poin yang sama itu, kami kurang menahan sedikit," jelas Hendra kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
• Live Score Hasil BWF World Tour Final 2021, Catat Jadwal HSBC BWF World Tour Finals 2021 Live TVRI
Hendra pun mengakui bahwa permainan sang lawan memang kuat, terutama pada pertahanannya.
Selain itu, kesalahan sendiri pun tidak terhindarkan, terutama saat poin-poin kritis.
"Kurang lebih permainan mereka (Sol Gyu/Seung Jae) sama seperti pertandingan sebelumnya. Memang mereka kuat defense-nya. Tadi juga kami tidak mudah mati saat defense. Nah dari situ kami balik serang, itu banyak mendapat poin. Tapi saat poin-poin kritis, kami malah banyak mati sendiri," kata Hendra.
Meski kalah di pertandingan kedua, Ahsan/Hendra tetap punya peluang maju ke semifinal.
Pasalnya, di laga pembuka, Rabu (27/1), mereka menang atas Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov (Rusia).