Khazanah Islam

Doa Buka Puasa dan Niat Puasa Ayyamul Bidh untuk Kamu yang Mau Puasa Rabu 27 Januari 2021

Untuk Januari 2021 atau Jumadil Akhir 1442 H, Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan mulai Selasa 26 Januari 2021 yang bertepatan dengan 13 Jumadil Akhir 144

Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi buka puasa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Selamat berbuka puasa untuk kamu yang melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh.

Sebelum berbuka puasa Ayyamul Bidh, ada satu amalan yang bisa kamu lakukan yakni berdoa.

Berikut bacaan doa buka puasa untuk kamu yang puasa Ayyamul Bidh:

Doa buka puasa Arab

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Doa buka puasa Latin

"Allaahummalakasumtu wabika amantu wa'aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin"

Baca juga: NIAT Qodho Puasa dan Niat Puasa Qadha Karena Haid, Bolehkah Digabung Bacaan Niat Puasa Senin Kamis ?

Terjemahannya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih"

Bisa juga membaca doa berikut ini:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Terjemahannya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan tiga hari. Artinya kamu masih punya kesempatan dua hari lagi untuk melaksanakannya.

Untuk Januari 2021 atau Jumadil Akhir 1442 H, Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan mulai Selasa 26 Januari 2021 yang bertepatan dengan 13 Jumadil Akhir 1442 H.

Sebelum melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh, berikut adalah bacaan niat puasa Ayyamul Bidh latin, Arab dan terjemahnya.

Waktu membaca niat puasa Ayyamul Bidh ini bisa dilakukan sebelum sahur.

Berikut ini bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh:

- Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

- Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh Latin

Nawaitu sauma ayyaamal bidh sunnatan lillaahi ta'ala

- Terjemahan Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh Latin

"Saya berniat melakukan puasa pada hari-hari putih, sunah karena Allah ta'ala."

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Sunnah Kamis Lengkap Doa Sebelum dan Sesudah Minum serta Doa Buka Puasa Sunnah

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh diartikan sebagai puasa pada 3 hari bulan bersinar terang, sehingga malam tampak putih bercahaya.

Melansir Tribunnews.com dalam kitab 'Umdatul Qari`Syarhu Shahihil Bukhari dijelaskan bahwa sebab dinamai Ayyamul Bidh terkait dengan kisah Nabi Adam AS ketika diturunkan ke muka bumi.

Ketika Nabi Adam diturunkan ke bumi seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam.

Kemudian Allah memberikan wahyu untuk berpuasa selama tiga hari yaitu tanggal 13, 14, 15.

Ketika hari pertama puasa, sepertiga badannya menjadi putih.

Hari kedua, sepertiganya menjadi putih dan hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.

Melakukan puasa putih sama halnya dengan puasa sepanjang tahun.

Ini seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut:

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR Bukhari nomor 1979).

Dalil Puasa Ayyamul Bidh

Dalam Islam melaksanakan puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan luar biasa.

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1178).

Selain itu hadist riwayat dari Bukhari menerangkan hal serupa.

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979).

Lebih jelasnya pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh disampaikan Abu Dzar.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda padanya,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved