Breaking News:

Tiga Tahanan Polres Kayong Utara Yang Kabur Berhasil Ditangkap

Kemudian tim mendapat informasi bahwa EC menumpang mobil menuju Simpang 4 trans Kalimantan Desa Nanga Tayap

Editor: Jamadin
Dok. Polres Kayong Utara
Satu dari tiga tahanan Polres Kayong Utara yang kabur berhasil ditangkap, Jumat 22 Januari 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Paursubbag Humas Polres Kayong Utara, Iptu Jaminto mengatakan tahanan yang kabur dari Polres Kayong Utara berhasil ditangkap kembali, Jumat 22 Januari 2021.

Dijelaskan Jaminto, ada 3 tahanan yang kabur pada hari Sabtu 27 Juni 2020. Ke 3 DPO tersangka tersebut sudah lengkap ditangkap sampai pada hari ini.

Untuk kronologi singkat nya, jelas Jaminto tersangka EC berada di tempat persembunyian yaitu dirumah saudara kandungnya, berbekal informasi tersebut anggota Respatti-Satreskrim Polres Kayong Utara langsung melakukan penyelidikan intensif yang dibantu oleh Unit Reskrim Polsek Nanga Tayap Polres Ketapang.

Pada hari Kamis 21 Januari 2021 tim bergerak cepat menuju ke rumah saudara kandung EC tersebut, ternyata di rumah saudara kandungnya tidak ditemukan adanya EC.

Kemudian tim mendapat informasi bahwa EC menumpang mobil menuju Simpang 4 trans Kalimantan Desa Nanga Tayap Kecamatan Nanga Tayap Kabupaten Ketapang.

Kemudian ditemukannya mobil yang ditumpangi EC dan mobil dihentikan, selanjutnya dilakukan tindakan penangkapan terhadap tersangka EC dan selanjutnya dibawa ke Polres Kayong Utara guna pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga: Cegah Tahanan Kabur, Ini yang Dilakukan Kapolsek Singkawang Tengah

Dengan tertangkapnya kembali Tsk EC maka seluruh tersangka Dpo sebanyak 3 orang yaitu JA, HS dan EC sudah berhasil ditangkap kembali seluruhnya oleh tim Respatti-Satreskrim Polres Kayong Utara.

Keberhasilan tersebut karena kerja keras juga karena adanya dukungan dari Satreskrim Polres Kotawaringin Barat dan Unit Reskrim Polsek Nanga Tayap Polres Ketapang serta peran serta dari masyarakat.

Tersangka EC dalam pelariannya hingga tertangkap sudah berjalan selama 210 hari.

Tersangka selaku EC adalah selaku tersangka pencurian dengan pemberatan dan disangka melanggar pasal 363 ayat (1) angka ke 3 dan ke 5 KUHP, dengan ancaman Hukuman penjara selama 7 tahun.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved