Minimalisir Pemalsuan Surat Hasil PCR dan Rapid Antigen, Dishub Kalbar Gunakan Aplikasi eHAC

Ia berharap dengan penerapan pembuatan surat PCR melalui aplikasi eHAC bisa mempermudah pelayanan dan meminimalisir pemalsuan surat.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUN PONTIANAK/Septi Dwisabrina
Kepala Dinas Perhubungan Kalbar Ignasius 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Ignasius menganggapi terkait pemberlakukan aplikasi eHAC untuk pembuatan surat keterangan hasil pemeriksaan PCR atau Rapid Antigen mulai 1 Februari 2021.

Pemerintah telah menetapkan mulai 1 Februari 2021 akan diterapkan sistem digitalisasi dalam proses pembuatan surat keterangan hasil pemeriksaan PCR atau Rapid Antigen untuk keperluan perjalanan melalui aplikasi eHAC.

hal itu untuk mengantisipasi banyaknya surat keterangan hasil pemeriksaan PCR atau rapid antigen palsu yang digunakan oleh pelaku perjalanan dalam negeri.

Maka surat akan diganti dengan sistem digitalisasi.

Baca juga: UPB Pontianak Gelar Lomba Proposal Kewirausahaan, Berikut Cara Daftarnya

Jadi bagi penumpang yang akan melakukan perjalanan baik darat, laut maupun udara harus menggunakan aplikasi eHAC dalam proses pembuatan surat keterangan hasil pemeriksaan laboratorium.

Ignasisu mengatakan bahwa mekanisme sudah sesuai SOP yang diterapkan oleh bandara.

Dikatakannya sistem digitalisasi ini kurang lebih sama dengan yang sebelumnya.

Namun lebih mempermudah verifikasi penumpang.

“Jadi sama saja sebenarnya yaitu penumpang harus menunjukan sudat untuk verifikasi bukti PCR, tapi yang sekarang dalam bentuk digital. Kalau dulu bentuk surat yang di print,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 19 Januari 2021.

Ia mengatakan bahwa langkah ini sebenarnya dalam rangka mempermudah sekaligus mencoba mengurangi kasus pemalsuan surat PCR maupun rapid antigen.

“Selama ini kita lihat kadang ada beberapa kasus yang kita temukan surat PCR yang diragukan. Maka ini juga upaya untuk meminimalisir tindakan penumpang yang mengambil jalan pintas dan tidak melalui proses sebenarnya,” tegasnya

Sehingga dengan cara penggunaan  aplikasi ini bisa ditelurusi prosesnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kantor Panwascam Tangaran Sambas di Lahab Si Jago Merah

“Sosialisasi ni juga harus cepat dilakukan biar masyarakat tidak bingung. Harapan kita pelayanan bisa semakin cepat dan sosialisaai kepada masyarakat juga harus masif,” tegasnya.

Ia berharap dengan penerapan pembuatan surat PCR melalui aplikasi eHAC bisa mempermudah pelayanan dan meminimalisir pemalsuan surat.

“Karena kalau lewat aplikasi bisa jelas dan didalamnya sudah tertera data penumpang, kalau sudah ada apa-apa mudah untuk melacaknya,” pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved