Breaking News:

PT Jasa Raharja Kalbar

Jenazah Mantan Ketum PB HMI dan 5 Lainnya Teridentifikasi, Jasa Raharja Kalbar Serahkan Santunan

Hingga Rabu pagi, 20 Januari 2021, total santunan yang sudah diserahkan Jasa Raharja kepada 36 ahli waris dari 40 korban yang telah diidentifikasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kepala PT. Jasa Raharja Perwakilan Sintang, Ineng Sri Pudji Wahyuni, menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris dari Mulyadi Rabu 20 Januari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sepuluh hari sejak pesawat Sriwijaya SJ 182 diumumkan jatuh di perairan antara Pulau Lancang dan Pulau Laki pada 9 Januari 2021 lalu, Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 40 dari 62 penumpang yang menjadi korban kecelakaan nahas tersebut.

Selasa petang, 19 Januari 2021, Tim DVI kembali mengumumkan 6 identitas penumpang yang menjadi korban. Dari 6 korban yang berhasil diidentifikasi tersebut, terdapat 5 korban yang berasal dari Kalimantan Barat termasuk di dalamnya adalah Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) periode 2015-2017, Mulyadi.

Sedangkan 4 korban lainnya adalah Andi Syifa Kamila, Kolisun, Shinta dan Faisal Rahman.

“Untuk 6 korban yang diumumkan kemarin sore, ada 5 korban yang berasal dari Kalimantan Barat termasuk didalamnya Mantan Ketum BP HMI, Mulyadi. Kelima korban tersebut telah kami penuhi hak santunannya dan untuk korban Faisal, karena ayah korban saat ini tinggal di Jakarta Selatan, maka penyerahan santunan dilakukan disana," jelas Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalbar, Regy S. Wijaya, Rabu, 20 Januari 2021.

Baca juga: Bantu Sesama, Jasa Raharja Kalbar Bagikan 100 Paket Sembako dari Donasi Pegawai

Baca juga: Korban Sriwijaya Air SJ182 Athar Rizky Riawan Teridentifikasi, Jasa Raharja Kalbar Serahkan Santunan

Baca juga: Tim DVI Polri Umumkan Kembali 7 Hasil Identifikasi, Jasa Raharja Kalbar Serahkan Santunan SJ 182

Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Singkawang, Gunawan, menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris dari Kolisun didampingi oleh Kadishub Kabupaten Sambas dan Camat Semparuk, Rabu 20 Januari 2021.
Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Singkawang, Gunawan, menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris dari Kolisun didampingi oleh Kadishub Kabupaten Sambas dan Camat Semparuk, Rabu 20 Januari 2021. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

Jasa Raharja Kalbar melalui Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Singkawang, Gunawan, hari ini menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris dari Kolisun didampingi oleh Kadishub Kabupaten Sambas dan Camat Semparuk.

Santunan juga diserahkan oleh Kepala PT. Jasa Raharja Perwakilan Sintang, Ineng Sri Pudji Wahyuni, secara simbolis kepada ahli waris dari Mulyadi.

Sedangkan untuk korban Shinta dan Andi Syifa, santunan belum dapat diserahkan secara simbolis mengingat ahli waris masih berada di Jakarta.

Hingga Rabu pagi, 20 Januari 2021, total santunan yang sudah diserahkan Jasa Raharja kepada 36 ahli waris dari 40 korban yang telah diidentifikasi sebesar Rp 1,8 Milyar.

Penyerahan santunan kepada 15 ahli waris dari 20 korban asal Kalimantan Barat yang telah teridentifikasi juga dilakukan.

Jasa Raharja Kalbar sebagai penyelenggara program dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang telah menyerahkan hak santunan kepada 13 ahli waris korban total sebesar Rp 650 juta.

Sedangkan 1 ahli waris dari korban Makrufatul Yeti masih dalam proses diskusi dengan keluarga dan 1 ahli waris korban atas nama Faisal Rahman diserahkan di Jakarta Selatan.

“Kami terus memantau setiap update informasi dari Tim DVI terkait nama-nama korban yang berhasil teridentifikasi. Berkas-berkas klaim dari korban sudah siap, sehingga nantinya pada saat Tim DVI merilis nama, kami sudah siap untuk proses penyerahan," lanjut Regy.

Pihaknya berharap proses identifikasi dapat berjalan dengan lancar dan baik sehingga semua korban dapat teridentifikasi.

Sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017, besarnya santunan yang diserahkan kepada ahli waris untuk penumpang angkutan umum yang menjadi korban kecelakaan dan meninggal dunia adalah sebesar Rp 50 juta. (*)

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved