Breaking News:

Sektor Pariwisata Terdampak Cuaca Ekstrem, Bagus: Pemerintah Mesti Bantu Pemulihan

Dijelaskan dia, ditengah Pandemi Covid-19 seperti ini tidak banyak sektor yang bisa survive. Karenanya, sektor pariwisata yang menjadi salah satu sekt

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Bagus Setiadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Bagus Setiadi meminta kepada pemerintah daerah membantu pemulihan ekonomi sektor pariwisata yang terdampak dari cuaca ekstrim.

Dia mencontohkan, di Pantai Bahari, Kecamatan Jawai Selatan misalnya juga terdampak dari cuaca ekstrim. Dimana beberapa fasilitas pariwisata rusak ringan bahkan rusak berat.

"Kabarnya mayoritas fasilitas di pantai Bahari rusak parah. Padahal ini adalah salah satu objek wisata baru, yang ramai di kunjungi oleh masyarakat Sambas, bahkan luar kota. Karenanya kita minta agar Pemda melalui dinas terkait bisa ikut membenahinya," ujarnya, Jumat 15 Januari 2021.

Dijelaskan dia, ditengah Pandemi Covid-19 seperti ini tidak banyak sektor yang bisa survive. Karenanya, sektor pariwisata yang menjadi salah satu sektor unggulan harus di perhatikan.

Baca juga: Bupati Sambas Minta Warga Berhati-hati Dengan Cuaca Ekstrim

"Sekarang kan Covid-19, jadi harusnya sektor pariwisata bisa mendukung pertumbuhan ekonomi. Tapi jika rusak di terjang angin dan gelombang, maka Pemda harus siap membantu memulihkannya, baik itu lewat stimulan dan lainnya," kata Bagus.

Dia pun meminta kepada Dinas terkait bisa membantu dengan mendatangkan berbagai fasilitas keselamatan sesuai standar pariwisata pantai.

"Kita khawatir kalau terjadi sewaktu-waktu pada saat sedang padat wisatawan. Nah bagaimana standar keselamatannya? Ini yang juga perlu di bantu dan diperhatikan oleh Dinas Pariwisata, kalau kemarin kan terjadinya di waktu malam hari, sewaktu pantai sepi pengunjung," katanya.

"Jadi safety (keselamatan-Red) kita harus utamakan, guna membantu pemulihan pasca bencana angin kencang dan gelombang laut dan rob beberapa waktu lalu," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved