Kawan Vaksin Nilai Vaksinasi Pertama di Kalbar Sukses
Menurutnya hal ini dapat menjadi acuan dan pegangan masyarakat agar tidak ragu lagi untuk divaksin. Karena itu, David sangat berharap tidak ada lagi y
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Vaksinasi COVID-19 perdana ditingkat Provinsi yang diwakili oleh 14 orang dari unsur pimpinan dan tokoh masyarakat dinilai sukses dan dapat meruntuhkan keraguan pasien juga masyarakat.
Hal ini diungkapkan oleh Kordinator Wilayah (Korwil) Koalisi Relawan (Kawan) Vaksin Kalimantan Barat, David Nurfianto, dia menilai kampanye penyuntikan pertama kali vaksin di Kalbar itu sukses.
"Vaksin Pertama ini sukses, apalagi tidak ada gejala serius pada klien stelah divaksin," ujar David, Jumat 15 Januari 2021.
Baca juga: Sehari Setelah Disuntik Vaksin, Harisson Ungkap Sempat Pegal Setelahnya Tidak Ada Efek Samping
Menurutnya hal ini dapat menjadi acuan dan pegangan masyarakat agar tidak ragu lagi untuk divaksin. Karena itu, David sangat berharap tidak ada lagi yang menolak untuk divaksin.
"Jadi masyarakat tidak akan ragu lagi untuk divaksin. Dan kita harap tak menolak divaksin karena sudah ada bukti nyata bahwa vaksin ini baik-baik saja," imbuhnya.
Namun, David tidak memungkiri tetap saja ada masyarakat yang menolak. Bahkan nakes juga ada yang menolak untuk divaksin.
Baca juga: Pasca Disuntik Vaksin Sinovac, Kepala BPKP Kalbar: Ada Sedikit Ngantuk Setelah itu Biasa Saja
"Maka dari itu harus ada Informed Consent, perjanjian untuk menerima atau menolak. Seperti yang sudah saya sampaikan kemarin, jadi jangan sampai adanya unsur pemaksaan," jelasnya.
David pun menegaskan bahwa pihaknya akan menjadi pihak yang pertama kali mendeklarasikan diri mendukung vaksinasi di Indonesia, serta siap mengikuti program vaksinasi.
“Kawan Vaksin siap untuk divaksin dan membantu pemerintah untuk mengawal kesuksesan vaksinasi massal di lapangan termasuk mencocokkan data warga. Bersama kalangan tenaga kesehatan, milenial dan influencer kami akan turut bergerak,” tutupnya. (*)