Breaking News:

28 Personel Ikuti Latihan Beladiri, Suparwoto: Siap Menangani Kasus Kriminal Tanpa Senjata

Untuk naik pangkat, saat ini anggota Polisi diwajibkan mengikuti pelatihan beladiri Polri.

Editor: Jamadin
Dok. Polres Sanggau
28 Personel Polres Sanggau yang akan naik pangkat melakukan ujian beladiri Polri, Rabu 13 Januari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bagsumda Polres Sanggau menggelar kegiatan latihan beladiri anggota Polres Sanggau yang akan naik pangkat setingkat lebih tinggi.

Latihan bela diri ini dilaksanakan di lapangan Rawa Bakti, Rabu 13 Januari 2021.

Sedikitnya ada 28 anggota yang akan naik pangkat ini melakukan ujian beladiri Polri. Ujian tersebut merupakan salah satu syarat untuk bisa naik pangkat.

Kegiatan dimulai sejak tanggal 13 Januari s/d 16 Januari 2021 Jam 08.30 s/d 11.00 dan dilanjutkan 15.00 s/d 17.00 Wib.

Baca juga: 120 Personel Polresta Pontianak Kota Ikuti Latihan Bela Diri Usulan Kenaikan Pangkat

Kabagsumda Polres Sanggau, Kompol Suparwoto, S. IP mengatakan, Seni bela diri merupakan salah satu keahlian yang harus dimiliki semua anggota Polri.

Pihak Polri mewajibkan semua anggota Polisi untuk bisa seni bela diri. Bahkan bagi anggota yang akan mengusulkan kenaikkan pangkat UKP TMT 1 Juli 2021 mendatang harus mengikuti ujian seni bela diri ini.

“Untuk naik pangkat, saat ini anggota Polisi diwajibkan mengikuti pelatihan beladiri Polri. Hal tersebut dilakukan agar saat melakukan tugas dilapangan dalam menangani kasus kriminalitas mereka bisa membela diri meskipun dalam keadaan terdesak tanpa senjata,” ujar Kompol Suparwoto.

Ia juga mengatakan, Ini sudah menjadi persyaratan yang harus kita jalankan. Jadi jika tidak lulus ujian maka akan ditunda kenaikkan pangkat baik untuk Perwira maupun Bintara.

Dengan semakin banyaknya kegiatan positif bagi anggota seperti pelatihan beladiri, akan menjauhkan anggota dari perilaku arogansi yang tidak baik dan lebih bisa mengendalikan diri.

“Dalam pelaksanaan kegiatan harus tetap menjaga protokol kesehatan dan kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari, disebabkan mengingat situasi pandemi sehingga dipersingkat dalam pelatian,” tutup  Suparwoto.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved