Breaking News:

Penumpang Sriwijaya Air SJ182 Asy Habul Yamin Teridentifikasi, Keluarga Menerima dengan Ikhlas

Asy Habul Yamin merupakan saudara kandung Faisal Rahman, YouTuber asal Sintang, Kalimantan Barat, yang juga terdaftar dalam manifes Sriwijaya Air SJ-1

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi 3 orang korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Salah satu yang teridentifikasi adalah jenazah Asy Habul Yamin.

Asy Habul Yamin merupakan saudara kandung Faisal Rahman, YouTuber asal Sintang, Kalimantan Barat, yang juga terdaftar dalam manifes Sriwijaya Air SJ-182 tujuan Jakarta-Pontianak.

Selain Asy Habul Yamin, dua orang yang teridentifikasi pada Selasa, sore kemarin adalah kopilot Nam Air Fadly Satrianto (38) dan Khasanah (50).

Keluarga korban Asy Habul Yamin di Sintang, Rabu 13 Januari 2021 berangkat ke Jakarta, menggunakan pesawat dari Sintang tujuan pontianak. Setelah itu, diberangkatkan bersama dengan keluarga korban lainnya oleh pihak maskapai.

Baca juga: Korban Kelahiran Sintang Teridentifikasi - UPDATE Identifikasi Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ182

Dari pantauan Tribun Pontianak di rumah duka, Ada 4 mobil yang mengantar keluarga korban Asy Habul Yamin ke Bandara Tebelian Sintang, oleh kerabat.

Rumah duka berada Jalan MT. Haryono, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalbar.

Jenazah Ash Habul Yamin, teridentifikasi dari kecocokan sidik jari jempol kanan dengan data dari E-KTP. 

"Tadi malam kami sudah dihubungi keluarga dari Jakarta. Baru satu yang teridentifikasi," kata Budi Kurniawan kepada Tribun Pontianak.

Baik ibu Asy Habul Yamin, maupun istri dan anaknya, serta keluarga besar kata Budi sudah ikhlas dengan kepergian pria yang akrab disaap Aas tersebut.

"Intinya, keluarga sudah ikhlas. Rencana, mau dimakamkan di lampung, tempat istrinya," kata Budi.

Korban Asy Habul Yamin, meninggalkan istri dan 4 orang anak, 3 orang perempuan dan satu laki-laki.

Saat menerima kabar suami dan adik iparnya berada dalam pesawat Sriwijaya Air, istrinya kata Budi sangat terpukul.

"Kami sekeluarga terpukul sekali. Rasanya belum bisa menerima kenyataan. Perlahan, kami berusaha untuk percaya apa yang terjadi. Insya Allah, kami ikhlas," kata Budi. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved