Breaking News:

MeuMeu Craft Angkat Kearifan Lokal Jadi Tas Kece, Nining Ingin Kenalkan Kearifan Lokal ke Luar Negri

Selain sebagai pengerajin, sosok yang menggunakan masker corak insang berwarna biru tersebut juga merupakan Owner MeuMeu Craft sekaligus satu di antar

TRIBUNPONTIANAK/Rizki Fadriani
Nining Meutia Owner MeuMeu Craft sekaligus satu di antara Founder Craftulistiwa Pontianak saat Triponcast (Tribun Pontianak Official Podcast). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berbicara tentang Craft atau kerajinan yang mengandalkan keterampilan, memang tiada habisnya. Oleh karena itu, Triponcast (Tribun Pontianak Official Podcast) edisi Bebincang Komunitas menghadirkan satu di antara pengerajin Pontianak, yakni Nining Meutia.

Selain sebagai pengerajin, sosok yang menggunakan masker corak insang berwarna biru tersebut juga merupakan Owner MeuMeu Craft sekaligus satu di antara Founder Craftulistiwa Pontianak.

Di Podcast kali ini, Nining menceritakan jika kini perkembangan kerajinan di Pontianak sudah tumbuh bagus, ini tak terlepas dari usaha ia dan teman-temannya memberikan pengaruh di sosial media secara terus menerus.

Baca juga: Podcast Bebincang Sehat Kenali Diare Pada Anak

"Produksi karya dan memposting karya, kita jaga untuk selalu konsisten. Jadi minat dari masyarakat luar yang tadinya belum tau, itu ketika tau lumayan besar," ceritanya.

Ia mengungkapkan jika MeuMeu Craft miliknya tersebut, lebih fokus pada kerajinan tas yang merujuk pada kearifan lokal, dengan mengangkat kain tenun menjadi signaturenya.

"Jadi membuat kerajinan tas handmade itu bahan dasarnya ialah kain tenun yang di mix dengan kain lain, mau itu kulit, kanvas dll," ungkapnya, Rabu 13 Januari 2021.

Mengingat MeuMeu Craft memproduksi tas dari bahan tenun yang harganya tergolong tidaklah murah, Nining pun mematok harga yang kompetitif, mulai dari Rp 200-700 ribu.

Bahkan melihat situasi dunia kini yang tengah dilanda oleh pandemi Covid 19, banyak permintaan yang bermunculan untuk dibuatkan masker.

Baca juga: Barberman, Very Bounce Motivasi Anak Muda Kalbar untuk Lebih Antusias

Untuk masker dengan bahan dasar kain tenun tersebut, dibandrol seharga Rp 20 ribu, harga yang sangat murah mengingat masker tersebut dapat dicuci dan terlebih adalah produk handmade.

"Jadi makin besar, makin rumit, makin di padu padankan dengan bahan yang mahal juga, maka harganya semakin mahal," ungkapnya menjelaskan perbedaan harga pada tas di MeuMeu Craft.

Halaman
12
Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved