Breaking News:

KPU Kalbar Ungkap Waktu BRPK, Jadi Acuan Penetapan Bupati-Wakil Bupati Terpilih

"BRPK keluar pada 18 Januari 2021 nanti, untuk sidang di MK sendiri pada bulan Februari 2021," kata Mujiyo

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Divisi Hukum KPU Kalbar, Mujiyo 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Divisi Hukum KPU Provinsi Kalbar, Mujiyo mengungkapkan jika Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) akan keluar pada 18 Januari 2021.

Setelah BRPK itu keluar, Mujiyo menerangkan baru akan diketahui secara pasti daerah mana saja yang tidak bersengketa di MK.

Walaupun memang, dikatakannya, dari tujuh Kabupaten yang pilkada ada satu gugatan ke MK yang datang dari petahana di Sekadau.

"BRPK keluar pada 18 Januari 2021 nanti, untuk sidang di MK sendiri pada bulan Februari 2021," kata Mujiyo, Rabu 13 Januari 2021 kepada Tribun.

Baca juga: Kabar Duka, Ibunda Bupati Kayong Utara Citra Duani Meninggal Dunia

Dipaparkan Mujiyo, setelah BRPK keluar baru akan menjadi acuan dari para KPU Kabupaten yang pilkada untuk melakukan penetapan para calon Bupati-Wakil Bupati terpilih dimasing-masing daerah.

"Untuk bagi daerah yang tidak terdapat sengketa di MK maka proses penetapannya adalah menunggu BRPK, lima hari setelah dikeluarkan BRPK baru kemudian KPU Kabupaten tidak ada sengketa bisa menetapkan calon terpilih," bebernya.

Lebih lanjut dikatakannya, KPU Kalbar terus mengingatkan dan memonitoring persiapan KPU Kabupaten yang ada gugatan di MK.

"Pada prinsipnya kita mempersiapkan keterangan yang nantinya diperlukan, walaupun memang kita sampai hari ini belun mendapatkan secara jelas mengenai tuntutan ataupun hal yang ingin diminta oleh pelapor, namun kita tentu telah melakukan persiapan-persiapan," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved