Breaking News:

Jaksa di Kejaksaan Sintang Hanya 8 Orang, Imran: Setiap Minggu Kami Harus Berbagi

Dua wilayah hukum yang ditangani Kejari Sintang, bisa mencapai 60 perkara pertahunnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Imran 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Imran mengatakan jaksa pada Kejari Sintang, memiliki dua wilayah hukum, Sintang dan Melawi untuk penanganan perkara.

Dua wilayah hukum yang ditangani Kejari Sintang, bisa mencapai 60 perkara pertahunnya.

Sementara, personel terbatas dan di Kabupaten Melawi, belum ada kantor kejaksaan.

"Perkara kami di dua wilayah hukum khusus pidana umum ini bisa 50 sampai 60," kata Imran melaporkan gambaran Kejaksaan Negeri Sintang, saat dikunjungi Kajati Kalbar Masyhudi.

Baca juga: Distribusi Vaksin Sinovac Dikawal Ketat TNI Polri, Sutarmidji: Vaksinasi Bukan Hak Tapi Kewajiban

Imran bersyukur, dua pekan lalu pihaknya mendengar kabar bahwa Pemkab Melawi sudah menyiapkan lahan untuk kantor Kejaksaan Negeri Melawi, setelah 17 tahun lamanya.

"Selama 17 tahun, baru berhasil kita dapatkan tanah untuk pembamgunan kejaksaan di melawi," ungkapnya.

Imran juga menyebut, jumlah pegawai di Kejaksaan Negeri Sintang, hanya 20 orang dan delapan orang jaksa, serta 12 honorer.

Jumlah tersebut menurutnya sangat terbatas apalagi, dibagi dua wilayah.

Belum lagi jika jaksa harus menyelesaikan perkara korupsi di Pontianak.

"Kami cuma punya jaksa 8 orang, setiap minggu kami harus berbagi. Dua berangkat ke pontianak menyelesaikan perkara korupsi, yang lainnya memperkuat untuk datun, dan pidum. Tinggal 4 orang memperkuat pidum, sementara perkara bisa sampa 40 sampai 50 untuk 2 kabupaten," ungkapnya. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved