Breaking News:

Bupati Paolus Hadi Serahkan SK CPNS Formasi Umum

Sementara itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi menyampaikan bahwa pada kesempatan tersebut menyerahkan SK penempatan, dan tentunya tadi banyak hal yang sud

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat foto bersama usai membuka kegiatan penempatan dan penyerahan SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Umum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau Tahun Anggaran 2019. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Bupati Sanggau, Paolus Hadi membuka kegiatan penempatan dan penyerahan SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Umum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau Tahun Anggaran 2019. Kegiatan dilaksanakan secara virtual/Video Conference (Vidcon) di ruang VVIP Lantai II Kantor Bupati Sanggau, Rabu 13 Januari 2021.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Kukuh Triyatmaka, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sanggau, Herkulanus HP, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Sudarsono, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Ginting, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sanggau, serta peserta CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sanggau, Herkulanus HP menyampaikan bahwa sebanyak 200 CPNS yang menerima SK CPNS.

"Adapun rinciannya dari 200 itu diantaranya, tenaga guru sebanyak 89 orang, tenaga kesehatan sebanyak 42 orang dan tenaga teknis sebanyak 63 orang,"katanya.

Baca juga: Pastikan Anggaran Operasional 2021 Dukung Tugas Kepolisian, Kapolda Cek Polres Sanggau dan Jajaran

Sementara itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi menyampaikan bahwa pada kesempatan tersebut menyerahkan SK penempatan, dan tentunya tadi banyak hal yang sudah disampaikan. Salah satunya dimasa mereka menjadi CPNS ini mereka harus konsisten dengan janji dia menjadi PNS.

“Kalau soal penegakkan disiplin ada aturannya, terkait dengan pelanggaran-pelanggaran ada mekanismenya dan tentu ini di bawah komandonya pak Sekda. Untuk dari BKPSDM dan unit kerjanya biasanya ada laporan khusus soal itu, nanti baru ditetapkan dan saya sudah tegaskan kalau memang melanggar harus diberhentikan dengan tidak hormat,”tegasnya.

Tentu hal tersebut, lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau itu, mereka harus pahami karena sekarang masa percobaan.

“Masa percobaan ini selama satu tahun, setelah itu barulah mereka PNS sepenuhnya. Saya juga berpesan kepada mereka ketika tadi kita menyanyikan Mars Kota Sanggau yang dimana dilirik lagu tersebut termakna beberapa hal yang berkaitan dengan sejarah adanya Kota Sanggau ini dan saya minta kita jangan melupakan sejarah,"tegasnya.

Lanjutnya, Kita juga mendorong agar rencana pembangunan jangka panjang Sanggau yang 30 tahun itu yakni Sanggau Permai yang kita lihat di dokumen bahwa Permai itu Pantas, Elok, Ramah, Manis, Aman dan Indah.

"Nah, itu mimpi indahnya Sanggau. Mimpi indah ini bisa terjadi apabila kita punya satu cita bersama dan keberagaman itu indah dihati kita,"ujarnya.

PH sapaan akrabnya juga menegaskan apabila ada yang berpikiran yang aneh-aneh, Ia tegaskan kepada CPNS yang 200 orang ini jangan ada yang berpikir lain selain Pancasila.

“Ingat, kita ini dibayar dari keringat rakyat dan jangan sampai kita menghianati negara gara-gara paham-paham yang tidak jelas. Maka dari awal saya sudah katakan kepada mereka bahwa kalian masuk menjadi PNS itu karena hati kalian bukan karena disuruh orang tua, tetangga dan orang lain,”ujarnya.

Kita yang PNS ini, lanjutnya, harus dapat menjadi contoh yang baik untuk orang lain.

"Jangan malah menjadi pengguna Narkoba. Kalau menjadi pengguna berhenti jadi PNS dan nanti akan kita rutin untuk test Narkoba kepada PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau,”pungkasnya. (*)

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved