Sriwijaya Air Jatuh

KISAH Rizki Wahyudi Staff TN Gunung Palung Jemput Ibu di Bangka, Jadi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Sri Rahayu (38), sepupu Rizki Wahyudi menceritakan, sebelum ke Jakarta, Rizki bersama istri dan anaknya berangkat ke Pangkalpinang untuk menjemput ibu

Editor: Nasaruddin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Satu keluarga Rizki Wahyudi, Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Gunung Palung, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat menjadi korban pesawat Sriwijaya Air jatuh dari flight SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu 9 Januari 2021.

Rizki Wahyudi berada di pesawat Sriwijaya Air SJ 182 bersama ibu kandungnya, Rosi Wahyuni, Anaknya yang berusia tiga bulan Arkana Wahyudi, dan istrinya, Indah Halimah Putri, serta seorang keponakan Nabila Anjani.

Sri Rahayu (38), sepupu Rizki Wahyudi menceritakan, sebelum ke Jakarta, Rizki bersama istri dan anaknya berangkat ke Pangkalpinang untuk menjemput ibunya.

Dari Pangkal Pinang, mereka berencana menuju ke Kalimantan Barat. Namun berhubung biaya tes swab PCR mahal, akhirnya mereka memutuskan untuk tes di Jakarta.

''Jadi mereka mampir ke Jakarta itu untuk test swab berlima," kata Ayu. 

Baca juga: UPDATE SJ182 Jatuh : PLN Berduka, Satu Karyawanya Jadi Korban Jatuhnya Pesawat SJ182

"Dari hasil test swab itu rencananya mereka nunggu ke Kalimantan itu. Tapi karena tes swabnya cuman berlaku dua hari dan langsung keluar, jadi tahu-tahunya mereka berangkatnya hari Sabtu," lanjutnya. 

Ayu menyatakan, saat di Jakarta, Rizky dan empat keluarganya menginap di hotel kawasan Slipi.

Berhubung jarak dari Bekasi cukup jauh, dirinya tak sempat bertemu dengan korban.

Namun dirinya menghubungi melalui layanan video call.

"Saya video call hampir sekitar setengah jaman karenakan saya enggak bisa ke hotelnya mereka nginep di hotel kawasan Slipi, karena saya di Bekasi mau ke Slipi itu jauh mengunjungi mereka," cerita Ayu.

"Jadi saya bilang kalau misalnya hari Minggu berangkat bisa ke Bekasi dulu Sabtunya, tapi mereka berangkat di hari Sabtu," ucap lirih Ayu. 

Baca juga: WhatsApp Terakhir Penumpang Sriwijaya ke Keluarga , Kirim Foto Sayap Pesawat Sriwijaya Air SJ182

Ayu bercerita dalam komunikasi jarak jauhnya itu, para korban sempat menyampaikan permintaan maaf kepadanya karena tak sempat bertemu secara langsung. 

Dirinya pun memberikan jawaban untuk dapat bertemu dengan para korban di lain waktu kemudian. 

Sementara itu, Rapin (40) paman Rizki, adik bungsu Rosi yang kerap dipanggil acu itu masih tak menyangka kakak dan keponakannya menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved