Breaking News:

Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid, Pagi Apresiasi Kekompakan Panitia dan Masyarakat

Pada kesempatan itu juga, Muhammad Pagi, mengaku bangga dan bersyukur, serta mendukung penuh pembangunan Masjid Syuhada.

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Syuhada, Dusun Urai Bawadi, Parit Haji Usman, Desa Jungkat, Kecamatan Jongkat, Kamis 7 Januari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Syuhada, Dusun Urai Bawadi, Parit Haji Usman, Desa Jungkat, Kecamatan Jongkat, Kamis 7 Januari 2021.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Pagi sangat memberikan apresiasi kepada panitia, dan masyarakat atas kekompakkan dan semangat kebersamaan.

"Dengan niat baik, hari ini dapat di laksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Syuhada. Kebersamaan dan kekompakan ini menjadi modal di masyarakat untuk mensukseskan semua kegiatan yang mendatangkan kebaikan. Ini harus dijaga dan dipertahankan serta di tingkatkan," ucapnya memuji.

Pada kesempatan itu juga, Muhammad Pagi, mengaku bangga dan bersyukur, serta mendukung penuh pembangunan Masjid Syuhada.

Muhammad Pagi menilai bahwa, dengan kompaknya masyarakat dan pemerintah, target pembangunan akan mudah dilaksanakan. Sehingga semua pihak dapat merasakan manfaat progress pembangunan.

Baca juga: Bupati Erlina: SK Ini untuk Dijaga dan Lahannya untuk Dimanfaatkan, Bukan untuk Dijual

“Kekompakan dan semangat menjadi kunci utama kita mendirikan rumah ibadah. Kami di Pemkab Mempawah juga siap mendukung proses pembangunan masjid. Silahkan segera masukkan proposal ke pemerintah daerah agar nanti bisa mendapat bantuan melalui APBD,” katanya.

Lebih jauh, Muhammad Pagi juga berharap, apabila Masjid ini sudah terbangun, sekiranya masyarakat senantiasa memakmurkan masjid.

"Patut diingat, Masjid bukan hanya sebagai tempat menunaikan ibadah shalat saja, tetapi juga berperan sebagai pusat penyebaran syiar Islam," ujarnya.

Selain itu, Muhammad Pagi menyampaikan bahwa, masjid juga bisa dimanfaatkan untuk membina, dan mendidik anak-anak dalam pendalaman agama, agar menjadi generasi yang taat beribadah dan berakhlak mulia.

“Kepada warga Desa Jungkat, tepatnya Dusun Urai Bawadi, mari kita selalu memakmurkan masjid. Jangan biarkan masjid yang sudah dibangun nanti dalam kondisi sepi," pungkasnya mengingatkan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved