Tata Kawasan Kumuh Pemkab Sintang Bangun 3 Waterfront di Saka Tiga, Berikut Lokasi dan Gambarannya

Menurut Jarot, waterfront kota sintang harus dibuat, selain untuk penataan kawasan kumuh, juga untuk aspek wisata dan budaya.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Agus Pujianto
Kapal bidar pelangi jubair berlayar mengarungi pertemuan sungai kapuas dan melawi. Di saka tiga ini nantinya, ada tiga titik waterfront yang akan dibangun untuk menunjang pariwisata dan budaya.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang, mendapatkan suntikan dana dari pemerintah pusat.

Dana tersebut diperuntukan untuk membangun tiga waterfront city di kawasan Saka Tiga, pertemuan antara sungai melawi dan kapuas.

“Ada 3 waterfront yang akan dibangun. Pertama di sungai durian, depan kantor bupati sintang dan depan keraton Al-Mukarramah,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno.

Pembangunan tiga waterfront dilakukan secara bertahap, dimulai tahun 2021 sampai dengan 2024.

Baca juga: Router Wifi Milik Pemkot Dicuri, Wali Kota Singkawang Akan Tempatkan Satpol PP di Taman Burung

“Timelinenya, tahun ini mengerjakan sungai durian dan depan kantor bupati. Tahun 2022 melanjutkan sungai durian. Tahun 2023 melanjutkan kantor bupati dan tahun 2024, bangun depan keraton,” beber Jarot.

Pembangunan waterfront khusus di Sungai Durian, tidak hanya terfokus di bantaran sungai, atau jalan Brigjen Katamso saja.

Beberapa ruas jalan lain, seperti jalan DI.Panjaitan, Kolonel Sugiyono juga akan dibenahi.

“Sungai durian kita mulai dari jalan Kolonel sugiyono, dibuat tugu nanti ada tulisannya kawasan waterfront sungai durian. Tepian sungai jalan katamso dibuat waterfront dibenahi bahu jalannya ruang kendaran disiapkan, kemudian dibuat blok bongkar muat,” kata Jarot.

Menurut Jarot, waterfront kota sintang harus dibuat, selain untuk penataan kawasan kumuh, juga untuk aspek wisata dan budaya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved