Mukhtar Siagian: Belum Ada Laporan Virus Corona Tipe D614G di Mempawah
Lebih lanjut, sepengetahuan Mukhtar, tipe D614G ini memang sistem penularannya begitu cepat dari tipe-tipe yang biasanya.
Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Baru-baru ini kita dikejutkan dengan menyebarnya informasi mengenai adanya virus Covid-19 dengan gaya baru, yaitu tipe D614G.
Dalam banyak literatur, dinyatakan bahwa strain D614G ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dari virus virus covid-19 terdahulu.
Menyikapi hal itu, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian, mengatakan untuk memastikan virus itu sudah masuk wilayah Kalbar khususnya Kabupaten Mempawah, adalah Tim kerja sama Epidemiologi dan Laboratorium.
"Ya tentu untuk hal ini yang berhak menyatakan apakah strain D614G sudah masuk wilayah kita, tentu ahli dalam bidang ini, baik dari Pusat maupun Provinsi yang tau," ujarnya kepada Tribun, Kamis 7 Januari 2021.
Baca juga: Ismail Harap CPNS Setda Cepat Adaptasi Agar Bisa Berikan Kinerja Terbaik Bagi Daerah dan Masyarakat
Mukhtar juga mengatakan untuk saat ini belum ada informasi tentang kasus Covid-19 tipe baru memasuki Kabupaten Mempawah.
"Untuk sampai saat ini, belum ada informasi surat tertulis mengenai pemberitahuan adanya virus baru strain D614G memasuki Mempawah," ujarnya.
Lebih lanjut, sepengetahuan Mukhtar, tipe D614G ini memang sistem penularannya begitu cepat dari tipe-tipe yang biasanya.
"Semoga tipe baru ini tidak ada di Kabupaten Mempawah," harapnya.
Mukhtar juga menambahkan, menurut sepengetahuannya, untuk gejala tipe D614G ini ialah, demam, pilek, batuk, indera penciuman hilang, baru habis itu dada terasa sesak.
"Rata-rata yang terkonfirmasi biasanya diawali dengan demam," tegasnya.
Mukhtar juga menyampaikan agar virus tipe baru ini tidak memasuki Mempawah, sekiranya semua elemen tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar.
"Ya, tentu tetap patuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan tetap menjaga jarak, serta hindari kerumunan," pungkasnya. (*)