Breaking News:

Kritik Pertama 2021 Rocky Gerung Kepada Presiden Joko Widodo - Nilai Pernyataan Jokowi Hal Mustahil

Rocky Gerung menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menganggap 2021 merupakan tahun penuh harapan.

Editor: Marlen Sitinjak
Kolase Tribunnews/Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Pengamat Politik Rocky Gerung (kiri) dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (kanan). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dia awal 2021 ini, Pengamat politik Rocky Gerung langsung mengkritik pernyataan Persiden RI Joko Widodo atau Jokowi.

Rocky Gerung menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menganggap 2021 merupakan tahun penuh harapan.

Presiden Jokowi mengungkapkan hal tersebut karena merasakan perekonomian Indonesia mulai bangkit, yang ditandai dengan capaian investasi di awal 2021.

"Ini yang akan meningkatkan perekonomian dan akan membuka lapangan kerja sebanyak banyaknya," ucap Jokowi dalam Dies Natalis ke-58 Universitas Brawijaya pada Selasa 5 Januari 2021.

Jokowi mengatakan, peluang memajukan perekonomian itu membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki karakter kebangsaan, inovatif, dan kompetitif.

Baca juga: SIM Gratis bagi Warga Miskin, Pelajar dan Mahasiswa serta UMKM Usai Jokowi Teken PP 76/2020?

Pernyataan Jokowi ini lantas menjadi sorotan bagi akademisi Rocky Gerung.

Dilansir dari vlog terbarunya pada Rabu 6 Januari 2021, Rocky Gerung menyoroti perbedaan pernyataan Jokowi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Di satu sisi Jokowi memberikan harapan, sementara Sri Mulyani justru mengakui penyusunan APBN 2021 dilakukan dalam situasi yang berat.

Sri Mulyani saat itu menegaskan, situasi yang menantang akibat Covid-19 yang menyebabkan adanya guncangan hebat, harga komoditas menurun dan ekonomi global masuk jurang resesi.

Adanya perbedaan pernyataan ini, Rocky menilai, optimisme Presiden Jokowi didorong karena adanya kekacauan orientasi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved