Pertamina Dorong Pemkab Sintang Tinjau Ulang Harga Eceran Tertinggi LPG
Idealnya, kata Novan HET LPG direview setiap satu tahun sekali, menyesuaikan dengan kenaikan harga dan barang. Sejak tahun 2014, HET untuk LPG 3 kilog
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG - Sales Branch Manager III Kalbar PT. Pertamina (Persero), Novan Reza Pahlevi mendorong Pemkab Sintang, untuk mereview kembali ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kilogram. Sebab menurut Novan, sejak 6 tahun terakhir ketentuan HET LPG tersebut belum pernah diperbaharui.
"Kita dari pertamina mendorong untuk Pemda untuk segera mereview ulang HET LPG. Karena sudah 6 tahun, sampai sekarang belum pernah direview ulang," saran Novan.
Idealnya, kata Novan HET LPG direview setiap satu tahun sekali, menyesuaikan dengan kenaikan harga dan barang. Sejak tahun 2014, HET untuk LPG 3 kilogram masih Rp 16.500, khusus Kecamatan Sintang. Setiap kecamatan berbeda HET.
Baca juga: Sepanjang 2020 Sebanyak 25 Pengendara Tewas di Jalan Sintang
"Dasar HET ini yang akan kita jadikan sebagai dasar kita melakukan Sidak dan lainya, idealnya memang harga jual LPG 3 kilo di sintang, HET 16.500, kalau kita menemukan di pangkalan menjual HET di atas itu kita bisa tindak," ujarnya.
"Ini lama tidak di review, jadi ya perlu direview ulang, biar masyarkat nyaman, pangkalan nyaman jualnya dan kita pertamiana juga bisa nyaman. Kalau kita bandingkan dengan harga lain, memang sudah seharusnya disesuaikan," jelas Novan.
Menurut Novan, kewenangan untuk menetapkan HET ada di Pemda, termasuk dalam pengawasan distribusi. Pertamina kata dia hanya memberikan saran.
"Di Sintang, ini kan beda-beda kondisi geografisnya, ndak mungkin di sintang 16.500, agen ngirim ke senaning dengan harga yang sama. Perlu dibahas lintas sektoral," ujarnya.
"Syarat mereview HET, harga itu dinamis, bisa lihat inflasi, kondisi jalan, het sintang sebesar itu, ndak mungkin disamakan dengan ketungau hulu. Karena akses jalannya, agen mengantarkan gas ke sana juga perlu biaya, jalan rusak juga jadi pertimbangan," bebernya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pertaminaaasaga.jpg)