Breaking News:

Berbicara Tentang Aspirasi dan Perspektif, Yoris: Karya Lukis Zakaria Patut Diapresiasi

"Sebuah titik awal yang diharapkan dapat memicu jiwa-jiwa muda lainnya untuk berani dan tidak takut berkarya, apapun konsekuensinya," pungkasnya.

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/JOVI LASTA
Berawal dari keresahan, diskusi sederhana, dan rencana yang disusun dengan sangat amat sederhana, Yoris Mangeda sukses menjadi kurator dalam pameran virtual “Tugal Tanah Ikal”, Rabu 30 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Berawal dari keresahan, diskusi sederhana, dan rencana yang disusun dengan sangat amat sederhana, Yoris Mangeda sukses menjadi kurator dalam pameran virtual “Tugal Tanah Ikal”, Rabu 30 Desember 2020.

"Sebuah pameran pada dasarnya merupakan hasil dari keresahan generasi muda dalam melihat situasi dan kondisi kultural hari ini, sebuah gerakan nekad yang coba mendobrak batasan-batasan normatif yang membelenggu dunia seni di Kalimantan Barat," tutur Yoris Mangeda

Yoris mengatakan apa yang Zakaria coba lakukan barangkali bukanlah sesuatu yang besar, bukan tentang benar atau salah, namun keberanian, ketulusan, kritik dan kepeduliannya terhadap budaya Kalimantan Barat coba diekspresikan melalui goresan kanvas adalah hal yang sepatutnya diapresiasi.

"Karena satu-satunya dogma yang selalu melekat pada generasi muda tentang seni adalah seni merupakan ekspersi kebesasan berkarya dan mengemukakan perspektif. Hak itulah yang coba Zakaria tuntut saat ini melalui 14 karya yang ia coba tunjukan pada Dunia," sambungnya.

Baca juga: Cegah Mutasi Virus D614G, Harisson: Semua Satgas di Daerah Wajib Lakukan 3M dan 3T

Pada akhirnya, Yoris menjelaskan apa yang coba ia (Zakaria) lakukan hari ini pada dasarnya dapat dipandang sebagai usahanya dalam rangka menujukan dan mengekspresikan kecintaannya terhadap budaya dan tradisi Kalimantan Barat yang ia coba sampaikan melalui medium seni, khususnya seni lukis.

"Sebuah titik awal yang diharapkan dapat memicu jiwa-jiwa muda lainnya untuk berani dan tidak takut berkarya, apapun konsekuensinya," pungkasnya.

Adapun dalam Pameran Virtual TUGAL TANAH IKAL beberapa karya Zakaria sebagai berikut;

1. The Fuckman, Acrylic on canvas : 92 x 72cm

2. Membidik Hamma, Acrylic on canvas : 92 x 72 cm

3. Hudoqku, Acrylic on canvas : 92 x 72cm

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved