Breaking News:

Pemprov Kalbar Tunda Belajar Tatap Muka, Wali Kota Pontianak: Kita Utamakan Kesehatan dan Keamanan

Bahkan Edi menerangkan pihaknya akan mengoptimalkan tim satgas untuk menilai terkait kesiapan untuk belajar tatap muka nanti.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Saat mengikuti pertandingan sepakbola bersama PS Pemkot Pontianak Vs Journalist di Lapangan Keboen Sajoek, PSP, Selasa (28/7/2020 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait dengan adanya kebijakan Pemprov Kalbar yang menunda belajar tatap muka pada 4 Januari 2021.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, terkait rencana belajar tatap muka pada 4 Januari 2021.

Di kota Pontianak pun pihaknya juga masih akan melihat kondisi di lapangan.

Artinya bahwa Pemkot mengikuti kebijakan Pemprov Kalbar.

Baca juga: Pemprov Kalbar Tunda Tatap Muka Pembelajaran 2021, Ini Tanggapan Disdikbud Kapuas Hulu

Edi mengatakan bahwa pihaknya tak ingin terburu-buru mengambil langkah untuk memulai belajar tatap muka, karena ia tak menginginkan nantinya ada kluster sekolah.

"Kebijakan Kemendikbud membolehkan, tapi kami masih melihat kesiapan dulu, tidak buru-buru. Pastikan sarana prasarana siap, sekolah, orang tua, komite dan guru, murid dirapid antigen nanti dipastikan sehat," ujarnya.

Jika sudah dinyatakan siap dan aman dari covid-19, menurut Edi baru nantinya bisa dilakukan belajar tatap muka dan sekaligus simulasi terlebih dahulu.

"Istilahnya kita melihat dulu dan memonitor penyebaran covid-19, karena kita utamakan kesehatan dan keamanan, kalau seandainya hasil rapid non reaktik, baru bisa dimulai, ya harapannya jangan sampai ada Kluster sekolah," kata Edi.

Sejauh ini, Edi mengatakan bahwa di Kota Pontianak sudah siap untuk melaksanakan belajar tatap muka, namun demi memastikan keamanan dari bahayanya covid-19.

Pihaknya pun masib terus melihat perkembangan kasus covid-19 di Pontianak.

Bahkan Edi menerangkan pihaknya akan mengoptimalkan tim satgas untuk menilai terkait kesiapan untuk belajar tatap muka nanti.

Baca juga: Siswa Kembali Belajar Dari Rumah, Kemendikbud Siapkan Alternatif Program Belajar Tahun Ajaran 2021

"Kuncinya kita demokratif lah dan sekolah siap dengan protokol kesehatan covid-19 dan kita sudah melakukan simulasi pada September dan Agustus lancar-lancar saja. Artinya ini agar siswa juga bisa terbiasa dengan kehidupan kebiasaan baru dengan memakai masker, dan hidup bersih serta sehat," kata Edi.

Ia mengkhawatirkan, jika siswa terus-menerus dirumah saja tanpa ada aktivitas apapun akan menimbulkan masalah baru. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved