Breaking News:

Dorong Kemandirian Ekonomi Ponpes, BI Kalbar Budidayakan Anggur di Mu’inul Islam Kubu Raya

BI Kalbar sudah membidik empat ponpes di Kalbar untuk diujicobakan program kemandirian ekonomi tersebut dengan beragam usaha bisnis yang dikembangkan

Editor: Nina Soraya
TRIBUN PONTIANAK/ NINA SORAYA
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Agus Chusaini, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kubu Raya Lugito melakukan tanam perdana demplot anggur di Ponpes Mu’inul Islam, Jalan Primer Jeruju Darat, Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, KKR, Rabu 30 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bank Indonesia (BI) terus mendorong program kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren (ponpes). Di Kalimantan Barat (Kalbar) program ini dilakukan di Ponpes Mu’inul Islam dan Ponpes Darul Fikri Kabupaten Kubu Raya dengan mengembangkan demplot budidaya anggur.

Hal ini juga sebagai bukti bahwa anggur tak hanya bisa tumbuh di wilayah sub tropis, namun wilayah tropis di Kalbar juga bisa.

Baca juga: KALENDER 2021 Indonesia Hingga Kalender Pendidikan 2021, Jadwal Libur Sekolah di Tahun Baru 2021

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Agus Chusaini, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kubu Raya Lugito melakukan tanam perdana demplot anggur di Ponpes Mu’inul Islam, Jalan Primer Jeruju Darat, Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, KKR, Rabu 30 Desember 2020. 

Agus Chusaini mengatakan pemilihan komoditas anggur diharapkan nantinya menjadikan buah yang terkenal mahal harganya ini bisa lebih terjangkau untuk masyarakat sekitar.

Baca juga: Polri Minta Masyarakat Waspadai Provokasi Jelang Tahun Baru

Menurutnya BI Kalbar sudah membidik empat ponpes di Kalbar untuk diujicobakan program kemandirian ekonomi tersebut dengan beragam usaha bisnis yang dikembangkan di Ponpes.

“Dengan kemandirian ekonomi pesantren maka memberikan kekuatan bagi Ponpes agar bisa membiayai dirinya sendiri," kata Agus Chusaini.

Dia menilai Ponpes  dipercaya punya potensi besar untuk jadi pilar ekonomi negara. Untuk itu perlu dibantu.

Baca juga: Zodiak 2021 - Ramalan 2021 Tiga Zodiak Paling Bahagia dan Daftar Zodiak Buruk Nasibnya 2021, Asmara?

"Harapannya dengan kemandirian ekonomi pesantren ini, nantinya pesantren juga bisa jadi pusat ekonomi untuk dikembangkan di daerah masing masing,” ungkap Agus Chusaini.

Menurutnya hal ini tidak bisa dilakukan sendiri perlu kerjasama dengan instansi terkait seperti dengan Dinas Pertanian untuk melakukan pembinaan.

Ke depannya, dia berharap akan lebih banyak Ponpes yang masuk dalam program kemandirian ekonomi tersebut.

Baca juga: HARGA Emas UBS Hari Ini 30 Desember 2020, Cek Juga Harga Emas Antam Hari Ini dan Harga Emas Pagadian

Asisten Perekonomian dan Pembangunan KKR, Lugito, mengapresiasi dan berterimakasih atas upaya yang dilakukan Bank Indonesia. Oleh karena KKR memiliki banyak ponpes sehingga perlu perhatian.

Menariknya dengan kehadiran budidaya anggur di Ponpes Mu’inul Islam dan Ponpes Darul Fikri bisa menjadikan Ponpes ini sebagai destinasi wisata.

“Di sini bisa kita jadikan wisata edukasi. Orang-orang bisa datang untuk belajar menanam hingga memanen anggur seperti apa. Di sini juga ada budidaya ikan, madu kelulut. Kami percaya ini bisa jadi destinasi baru,” ujarnya.

Baca juga: CEK Saldo Tabungan Pensiunan PNS dan Ahli Waris Ditransfer ke Rekening PT Taspen Mulai Januari 2021

Guna mewujudkan hal tersebut, ia mengajak dinas terkait yakni Dinas Pertanian dan Dinas Pariwisata agar bisa memetakan potensi ini lebih lanjut dan harus melakukan sinergi.

“Ponpes tidak hanya menghasilkan santri yang hebat dari sisi pengetahuan agamanya tapi juga pengetahuan pertaniana sehingga perekonomian di Ponpes semakin lebih baik,” katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved