Cegah Prostitusi di Hotel, Ketua PHRI Singkawang Tegur yang Mangkal
"Jika ada yang mencurigakan seperti menginap berminggu-minggu atau mangkal, kami tegur dan kami usir," tegas Mulyadi
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Singkawang, Mulyadi Qamal mengungkapkan dirinya bersama para pemilik penginapan yang tergabung di PHRI Kota Singkawang selalu berupaya mencegah tindakan prostitusi terjadi di Hotel dan penginapan.
Salah satunya, kata Mulyadi, pihak hotel selalu mengikuti prosedur dengan mengecek identitas calon pengunjung hotel, sehingga pengawasan lebih ketat.
"Jika ada yang mencurigakan seperti menginap berminggu-minggu atau mangkal, kami tegur dan kami usir," tegas Mulyadi kepada wartawan, Rabu 30 Desember 2020.
Pihaknya, juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Kepolisian untuk mengirimkan laporan terkait aktivitas janggal di Hotel serta pengikapan lainnya.
Baca juga: Breaking News - Pembunuhan di Sungai Pinyuh Mempawah, Korban Laki-laki
"Untuk penghuni warga negara asing, kami berkoordinasi dengan pihak Imigrasi," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ketua-phri-kota-singkawang-mulyadi-qamal-rizki-kurnia.jpg)