Hendak Perbaiki Mesin Air, Warga Desa Pakumbang Landak Tewas Tersengat Listrik

Dijelaskan Kapolsek, korban bekerja bersama abang kandungnya bernama Elias atas kemauan korban sendiri, dengan menawarkan diri untuk memasang mesin po

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satu warga di Dusun Padang Entok, Desa Pakumbang, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak meninggal dunia akibat tersengat listrik saat bekerja di rumah tetangganya pada Senin 28 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Satu warga di Dusun Padang Entok, Desa Pakumbang, Kecamatan Sompak, Kabupaten Landak meninggal dunia akibat tersengat listrik saat bekerja di rumah tetangganya pada Senin 28 Desember 2020.

Kapolsek Mempawah Hulu Iptu Asep Tabroni membenarkan kejadian tersebut. Kejadian diketahui pada hari Senin sekitar pukul 16.00 WIB, dimana anggota Polsek Mempawah Hulu yakni Bripka Adventius Veno mendapat informasi melalui telpon.

Atas informasi tersebut, selanjutnya dilakukan pengecekan ke TKP ke Desa Pakumbang oleh Bripda Reno Kristian selaku Bhabinkamtibmas. Dari hasil pengecekan diperoleh keterangan bawah korban adalah ME (45).

"Jadi dari keterangan Pak Ambot (tetangga tempat korban bekerja ) bahwa korban meninggal dunia akibat tersengat listrik saat bekerja memasang pompa air di rumahnya," ujar Kapolsek pada Selasa 29 Desember 2020.

Dijelaskan Kapolsek, korban bekerja bersama abang kandungnya bernama Elias atas kemauan korban sendiri, dengan menawarkan diri untuk memasang mesin pompa air di rumahnya.

Kemudian dari keterangan abang kandung korban yakni Elias menjelaskan, kronologis kejadian tersebut awalnya mereka berdua mengerjakan pemasangan tong air. Setelah pekerjaan selesai, korban ME melihat mesin air belum di pasang di belakang rumah.

Baca juga: Tim Patroli Ops Lilin Kapuas 2020 Polres Landak Sambangi Pos Pam Natal dan Tahun Baru

"Selanjutnya korban ME langsung mengerjakannya. Pada saat korban akan memasang mesin air, Elias sempat bertanya kepada korban apakah aliran listrik sudah dimatikan dan dijawab korban sudah dimatikannya," ungkap Kapolsek.

Selanjutnya sekitar 5 menit kemudian, terdengar korban ME teriak dan saksi mendatanginya melihatnya korban tergeletak dengan posisi sedang memotong kabel listrik dengan menggunakan tang. Kemudian saksi langsung mematikan arus Listrik tersebut.

"Kondisi fisik korban saat ditemukan tersebut yang dilihat memar hitam atau gosong bagian telinga kiri dan kanan dengan lehernya, dan sudah dalam keadaan meninggal dunia," tambah Kapolsek.

Setelah mematikan arus listrik tersebut, tubuh korban ME sempat dikasi lumpur tanah oleh saksi. Zelanjutnya langsung dibawa ke Puskesmas Sompak untuk diperiksa guna memastikan kondisinya.

"Pada saat Bripda Reno Kristian sampai di TKP, korban sudah dikuburkan oleh pihak keluarga. Pihak keluarga menyampaikan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah, dan tidak akan menuntut siapa pun," terang Kapolsek

Iptu Asep Tabroni juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati jika hendak memperbaiki jaringan listrik. "Terlebih ketika lokasi kerja terdapat jaringan listrik tegangan tinggi. Hal tersebut penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tutupnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved