Breaking News:

Pelatihan Pencatatan Usahatani Berkelanjutan bagi Petani Sawit Swadaya

Kegiatan pelatihan pencatatan usaha berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi manajerial petani sawit swadaya

Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pelatihan Pencatatan Usahatani Berkelanjutan bagi Petani Sawit Swadaya oleh tim PKM Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. 

Citizen Reporter

Shenny Oktoriana

Dosen Prodi Agribisnis UNTAN

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Indonesia dalam waktu dekat akan menerapkan sertifikasi usahatani sawit swadaya milik masyarakat.

Namun hingga saat ini pemahaman masyarakat terhadap ISPO masih sangat rendah, terlebih lagi kelengkapan persyaratan pengajuan ISPO tersebut.

Oleh karena itu perlu adanya upaya peningkatan kapasitas petani sawit swadaya dalam pengelolaan usahataninya, salah satunya melalui kegiatan pencatatan usahatani berkelanjutan.

Kegiatan pelatihan pencatatan usaha berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi manajerial petani sawit swadaya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh tim PKM Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura.

Baca juga: Produk Anti Polusi Tim PKM-K Untan Raih Penghargaan Kompetisi PIMNAS ke-33 Universitas Gadjah Mada

Baca juga: Peluncuran Mobil Listrik Kapuas 1 Mahasiswa Teknik Untan, Ini Yang Disampaikan Rektor Garuda Wiko

Agenda PKM merupakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yang dilakukan setiap tahun, yang didanai oleh DIPA Universitas Tanjungpura.

Tahun 2020 ini kegiatan dilakukan di Desa Atan Rayan, Kabupaten Landak, dimana banyak terdapat petani sawit swadaya.

Identifikasi karakteristik dan kompetensi petani sawit swadaya menjadi agenda pertama dari rangkaian kegiatan PKM tersebut.

Kemudian diikuti oleh agenda kedua yaitu sosialisasi pengetahuan dan keterampilan petani terkait aspek ISPO, pengetahuan dan kelengkapan dokumen legalitas dan pengelolaan kebun, pengetahuan organisasi pekebun dan pengelolaan kebun, pengetahuan pengelolaan dan pemantau lingkungan, dan pengetahuan peningkatan usahaa berkelanjutan.

Agenda ketiga yang menjadi penutup dari rangkaian kegiatan PKM ini adalah demonstrasi dan pelatihan pencatatan usahatani.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Tim PKM Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, yang diketuai oleh Dr. Nurliza, SP, MM, dengan anggota Josua Parulian Hutajulu, MM, Shenny Oktoriana, M.Sc, Anita Suharyani, MP, Pamela, M.Si, Aditya Nugraha, M.Sc, Nia Permatasari, M.Si, dan Siti Sawerah, M.Si. Disamping itu juga melibatkan mahasiswa sebagai tenaga pendamping yaitu Gelana Kintan Sari, Cici Solikha, Sabinus, Anisa dan Ella Putriana.

Dampak kegiatan ini mampu mendorong secara signifikan pengetahuan dan keterampilan petani terkait aspek pengetahuan ISPO, pengetahuan dan kelengkapan dokumen legalitas dan pengelolaan kebun, pengetahuan organisasi pekebun dan pengelolaan kebun, pengetahuan pengelolaan dan pemantau lingkungan, dan pengetahuan peningkatan usaha berkelanjutan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved