Khazanah Islam
Bacaan Doa Berbuka Puasa Ayyamul Bidh Senin 28 Desember 2020
Bagi yang lupa atau belum mengetahui doa berbuka puasa Ayyamul Bidh, berikut kami tampilkan baik dalam bahasa arab, latin dan terjemahan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut bacaan doa berbuka puasa Ayyamul Bidh yang dilaksanakan 13,14, 15 Jumadil Awal 1442 H atau 28,29,30 Desember 2020.
Hari ini umat Muslim ada yang melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh.
Bagi yang lupa atau belum mengetahui doa berbuka puasa Ayyamul Bidh, berikut kami tampilkan baik dalam bahasa arab, latin dan terjemahan.
Baca juga: BACAAN Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh, 28-30 Desember 2020
Berikut Bacaan Doa Buka Puasa Ayyamul Biddh
Bacaan Doa Buka Puasa :
1. Doa Buka Puasa
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
"Allaahummalakasumtu wabika amantu wa'aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin"
Artinya :
"Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih"
2. Doa Buka Puasa
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى
Allahumma laka shumtu wa'ala rizqika afthortu dzahaba-dh-dhama'u wabtalatil 'uruqu wa tsabatal ujru insya-Allah ta'ala
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu lah aku berpuasa, atas rezeki-Mu lah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insya Allah,"
3. Doa Berbuka Puasa dari HR Abu Daud
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.
Terjemahannya, "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah."
Doa Sebelum Makan
اَللّ هُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Alloohumma barik lanaa fiimaa razatanaa waqinaa 'adzaa bannar.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka"
Doa Sesudah Makan
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ
Alhamdu lillaahil ladzii ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alnaa muslimiin.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan kami dan minuman kami, serta menjadikan kami sebagai orang-orang islam".
Baca juga: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Arab dan Latin, Apa Keutamaan dan Manfaat Puasa Senin Kamis?
Baca juga: BACAAN Niat Puasa Senin Kamis Tulisan Arab, Latin dan Artinya Lengkap Manfaat Puasa Senin Kamis
Pengertian Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh sendiri merupakan puasa selama tiga hari di pertengahan bulan hijriyah yang memiliki keutamaan luar biasa.
Untuk bulan Muharram, pada tanggal 13, 14 dan 15 Muharram 1442 Hijriyah akan bertepatan dengan tanggal 1-3 September 2020.
Melaksanakan puasa Ayyamul Bidh ini nilai amalannya sama dengan melaksanakan puasa sepanjang tahun.
Pengertian ayyamul bidh sendiri adalah bentuk jamak dari al-yaum yang berarti hari, sedangkan bidh artinya putih.
Yang berarti hari-hari putih dimana pada tanggal tersebut terjadi bulan purnama dengan sinar warna putih.
Seperti dijelaskan dalam hadits berikut:
صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ
“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR Bukhari nomor 1979).
Adapun anjuran untuk melaksanakan puasa putih adalah sebagai berikut:
Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,
يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ
“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR. Tirmidzi nomor 761 dan An Nasai no. 2425. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa haditsnya hasan).
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh :
نَوَيْتُ صَوْمَ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu Shouma Ayyamal Bidh Sunnatan Lillahi Ta'ala.
“Saya niat puasa pada hari-hari putih, sunnah karena Allah ta’ala.”
Baca juga: BACAAN Doa Niat Puasa Ayyamul Bidh Lengkap Dalil, Tata Cara, Pahala dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Baca juga: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Sekaligus Qadha Puasa Ramadan dan Doa Buka Puasa Lengkap
Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh :
1. Niat puasa putih boleh dilakukan setelah terbit fajar asalkan belum makan, minum dan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa lainnya.
Berbeda dengan puasa wajib yang harus melakukan niat sebelum terbit fajar.
2. Seorang istri tidak boleh berpuasa sunnah ketika bersama suaminya, terkecuali sudah mendapat izin dari sang suami.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda:
"Janganlah seorang wanita berpuasa sunnah sedang suaminya ada, kecuali dengan seizinnya."
3. Lebih dianjurkan ketika tidak bepergian
Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (HR. An Nasai nomor 2347. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
4. Tidak dilaksanakan di tanggal 13 Dzulhijah
13 Dzulhijah merupakan bagian dari hari tasyriq, sehingga tidak dianjurkan untuk melaksanakan puasa putih.
Manfaat Puasa Sunnah Ayyamul Bidh
1. Menghidupkan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
2. Melakukan puasa tiga hari setiap bulannya seperti melakukan puasa sepanjang tahun karena pahala satu kebaikan adalah sepuluh kebaikan semisal.
Berarti puasa tiga hari setiap bulan sama dengan puasa sebanyak tiga puluh hari setiap bulan.
Jadi seolah-olah ia berpuasa sepanjang tahun.
3. Memberi istirahat pada anggota badan setiap bulannya.
Sebagian artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Tata Cara dan Niat Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Syaban, Tak Bisa Hanya 2 Hari, 3 Manfaatnya