Breaking News:

Kronologi Penangkapan 4 Kg Sabu di Aruk Malaysia

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa di Pos Koki Sajingan Terpadu, Kabupaten Sambas. Dia mengatakan mereka melakukan pe

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pers rilis Satgas Pamtas RI-Malaysia yonif 642/Kapuas, di pos koki Aruk, tentang penangkapan 4 kilogram sabu di perbatasan RI-Malaysia, Rabu 23 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Berniat menyelundupkan narkoba jenis sabu dari Malaysia, tiga orang warga Pontianak diamankan oleh Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, di Pos Koki Sajingan Terpadu di wilayah Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Rabu 23 Desember 2020.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa di Pos Koki Sajingan Terpadu, Kabupaten Sambas. Dia mengatakan mereka melakukan pengamanan 3 tersangka pada sore kemarin, Selasa 22 Desember 2020 pukul 15.30 sore.

"Pada hari Selasa, tanggal 22 Desember 2020, sekitar pukul 15.30 sore, Satgas Pamtas Yonif 642/Kps, Pos Koki Sajingan Terpadu berhasil menangkap terduga pelaku pembawa 4 paket narkoba," ujarnya, Rabu 23 Desember 2020.

"Narkoba itu golongan satu, jenis sabu-sabu seberat 4,092 Kg serta 500 pil ekstasi. Yang di bawa oleh tiga tersangka, masing-masing A usia 38 tahun, EY usia 32 tahun, dan HJK usia 32 tahun," jelasnya.

Kata Dansatgas, ketiganya ditangkap ketika Danpos Sajingan Terpadu, Lettu Inf Anshari memerintahkan angggota pos nya melaksanakan kegiatan Ambush yang dipimpin Bintara Pelatih (Batih) Pos Sajingan Terpadu.

"Ambush itu dipimpim oleh Sertu Satria bersama 6 orang anggota lainnya di sektor kalan tikus Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas," katanya.

Baca juga: Bawa 4 Kg Sabu Dari Malaysia, 3 Warga Pontianak Diciduk Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas

Selanjutnya kata dia, kasus ini akan diserahkan ke BNN Provinsi Kalimantan Barat.

Kepada awak media, keberhasilan penangkapan 4 kilogram sabu-sabu di perbatasan RI-Malaysia ini adalah keberhasilan bersama dan semua pihak.

"Keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil dari sinergitas kerjasama dan tukar informasi antara Satgas Pamtas Yonif 642/Kps, Satgas Intelijen dan Satgas Teritorial yang berada di wilayah perbatasan Aruk," tuturnya.

"Dan serta seluruh komponen pilar yang ada di perbatasan Aruk, baik itu Bea Cukai, Karantina, Imigrasi dan Kepolisian Aruk," tutupnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved