Rapid Test Antigen Sudah Diberlakukan, Kadishub Kalbar Beberkan Ketentuannya

Sedangkan untuk transportasi darat tetap harus memproteksi diri secara pribadi. Sedangkan anak usia dibawah 12 tahun tidak diwajibkan untuk rapid test

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Petugas Kesehatan saat melakukan rapid test antigen secara acak terhadap penumpang yang datang dari luar Kalbar di Bandara Supadio Pontianak tadi sore, Senin 21 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar telah mengeluarkan surat pemberitahuan pemberlakuan rais test antigen / RT PCR keluar masuk Provinsi Kalbar berlaku mulai 21 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021.

Surat tersebut menindak lanjuti Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 telah resmi mengeluarkan Surat Edaran terbaru terkait perjalanan orang selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tersebut memuat tentang beragam syarat pelaku perjalanan dalam negeri, salah satunya masa berlaku untuk hasil tes Covid-19.

Surat Edaran tersebut berlaku sejak ditandatangi pada 19 Desember 2020 bahwa bagi setiap penumpang yang akan pergi dan datang dari Pulau Jawa menggunakan jalur udara wajib menunjukan keterangan hasil rapid antigen negatif yang berlaku 3 hari.

Baca juga: Sutarmidji sebut Penumpang yang Datang dari Luar Kalbar akan Dirapid Test Antigen secara Acak

Pada surat yang dikeluarkan oleh Dishub Provinsi Kalbar selain perjalanan udara haru melampirkan rapid test antigen berlaku 3chari dan Swab PCR berlaku 7 hari yang diterbitkan oleh lembaga pelayanan kesehatan milik pemerintah, BUMN maupun swasta.

Sedangkan untuk transportasi darat tetap harus memproteksi diri secara pribadi. Sedangkan anak usia dibawah 12 tahun tidak diwajibkan untuk rapid test antigen sebagai syarat perjalanan, tapi cukup melakukan rapid test antibody.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar, Ignasius mengatakan sehubungan dengan surat tersebut diminta untuk para pihak operator bandara, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan, General Manager / Distrik Manager Airline dan Operatur Kapal Laut memberlakukan kewajiban rapid test antigent kepada para penumpang.

“Selain itu menyambut Natal dan Tahun baru kami menyiapkan posko penjagaan di tiap ponti masuk ke Kalbar seperti di Bandara sudah kita lakukan peninjauan tadi pagi,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin 21 Desember 2020.

Berdasarkan pantaun langsung dari Kadishub Provinsi Kalbar bahwa ada penurunan penumpang dan flight hari ini di Bandara Supadio Pontianak.

“Jadi pengurangan terjadi untuk flight diprediksi 35 persen sedangkan penumpang 40 persen ,” ucapnya.

Ia mengatakan hari ini juga telah diberlakukan pemeriksaan acak rapid test antigen terhadap penumpang yang datang melalui pontu masuk Bandara Supadio Pontianak.

“Sore ini Satgas Covid-19 Provinsi melakukan pemeriksaan acak rapid test antigen terhadap penumpang yang datang ke Pontianak yang menggunakan pesawat Lion Air,” pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved