Breaking News:

Pilkada 2020

Bawaslu Sebut Sekadau Sudah Masuk IKP Kategori Money Politik Versi Bawaslu RI

Bawaslu sebut Sekadau sudah masuk dalam tiga kategori Indeks Kerawanan Tinggi Pemilu (IKP) Pilkada 2020, yang sudah dimutakhirkan oleh Bawaslu RI

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA
Komisioner Bawaslu Sekadau Kordiv PHL, Tiodorus Sutet (kanan) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Adanya sejumlah laporan masyarakat terkait dugaan praktik money politik pada Pilkada Sekadau tahun 2020, Bawaslu Sekadau sebut Sekadau sudah masuk dalam tiga kategori Indeks Kerawanan Tinggi Pemilu (IKP) Pilkada 2020, yang sudah dimutakhirkan oleh Bawaslu RI.

Diketahui sebelumnya Komisioner Bawaslu Sekadau Kordiv PHL, Tiodorus Sutet, mengatakan tiga kategori kerawanan tinggi di Kabupaten Sekadau meliputi, kerawanan tinggi kontestasi, kerawanan tinggi aspek politik uang, dan Kerawanan tinggi aspek materi kampanye.

Mengantisipasi hal itu, Sutet pun menuturkan sejatinya Bawaslu Sekadau sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya tiga kerawanan tinggi teresebut.

Namun sayang, usai pemungutan suara pada 9 Desember 2020, Bawaslu Sekadau justru mendapatkan sejumlah laporan dugaan adanya praktik money politik, yang dilaporkan sejumlah masyarakat.

Baca juga: KPU Sekadau Minta Masyarakat Tunggu Hasil Resmi

"Terkait masuknya Kabupaten Sekadau pada Indeks kerawanan tinggi money politik, Bawaslu Sekadau sudah semaksimal mungkin mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan sanksi serta larangan money politik," ungkap Sutet.

Dimana baik pemberi maupun penerima yang terikat dengan money politik akan di kenakan sanksi.

Bawaslu juga berupaya secara masif memberikan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat dan juga melakukan patroli pengawasan dari pengawas TPS, desa sampai kecamatan, kabupaten, kita melakukan patroli di masa tenang.

"Kita memastikan bahwa tidak adanya politik uang, dan pada saat masa tenang tidak ada sama sekali laporan mengenai politik uang, tetapi setelah pasca pemilihan, baru bermunculan adanya politik uang," kata Sutet.

Ia pun memastikan pada prinsipnya Bawaslu akan tetap menanggapi dan memproses semua laporan yang ada di Bawaslu Kabupaten Sekadau. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved