Breaking News:

Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Jalan S Parman Ketapang, Renggut Satu Korban Jiwa

Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan roda dua tersebut menelan satu korban jiwa. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Proses evakuasi korban laka lantas di jalan S. Parman, Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan S Parman, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu 12 November 2020.

Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan roda dua tersebut menelan satu korban jiwa. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah di bagian kepala.

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono melalui Kasat Lantas Polres Ketapang AKP Andika Yudistira mengatakan kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 12.40 Wib.

"Kejadiannya tepat di depan mini market Harijaya Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan. Satu orang meninggal dunia. Satu lagi luka ringan," kata AKP Andika, Minggu 13 Desember 2020.

AKP Andika melanjutkan, kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan sepeda motor yaitu, Honda Vario dengan nomor polisi KB 6152 GP yang dikendarai Muhammad Ardi (34) dengan Yamaha Vixion nomor polisi KB 6604 GN yang dikendarai Sahariman (36).

Baca juga: KRONOLOGI Kecelakaan Maut Tanjung Raya 2 Pontianak Hari Ini 13 Desember, Cek Identitas Kendaraan

"Pengendara sepeda motor Vixion, Sahariman meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami cidera parah di bagian kepala. Sedangkan pengendara motor Vario, Muhammad Ardi, hanya mengalami luka ringan," jelasnya.

Ia menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi ketika Sahariman yang mengemudikan sepeda motor Vixion berjalan dari arah Polres menuju arah Mulia Baru melewati Jalan S. Parman. Sesampainya di depan mini market Harijaya, korban hendak mendahului sepeda motor yang ada di depannya.

Saat hendak menyalip, sepeda motor korban tiba-tiba terjatuh ke arah berlawanan. Dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Muhammad Ardi dengan kecepatan tinggi.

"Karena jarak sangat dekat, Muhammad Ardi tak dapat mengendalikan sepeda motornya lagi. Sahariman pun tertabrak," lanjutnya.

"Akibat dari kecelakaan tersebut Sahariman mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian. Korban kemudian dibawa ke RSUD dr Agoesdjam untuk dilakukan visum. Sedangkan Muhammad Ardi hanya mengalami luka ringan," tambahnya.

Saat ini kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan dan diamankan di kantor Satlantas Polres Ketapang.

Menurut AKP Andika, saat kejadian cuaca sedang hujan dengan intensitas cukup lebat. Korban pun diduga terjatuh karena jalanan licin akibat hujan.

"Korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya di Dusun Muara Kayong Desa Sungai Kelik Kecamatan Nanga Tayap untuk kemudian dimakamkan," paparnya.

Sebelumnya, pada Februrari 2020 lalu kecelakaan maut juga terjadi di sekitar lokasi tersebut.

Kecelakaan tersebut melibatkan empat sepeda motor. Akibatnya, seorang pelajar berusia 16 tahun meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Selain korban meninggal dunia, enam korban lainnya mengalami luka-luka. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved