Daud Yordan Nilai Sarana Olahraga di Kayong Utara Masih Minim
Oleh karenanya, Daud berharap Pemerintah Daerah dapat melaksanakan tugasnya dalam menyediakan sarana olahraga yang memadai.
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Petinju Profesional Indonesia, Daud 'Cino' Yordan menilai sarana olahraga di kota kediamannya di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar masih minim.
Daud mengatakan, baik sarana olahraga untuk umum atau yang dikhususkan untuk prestasi pun masih kurang.
Masyarakat, kata Daud, sampai sekarang masih berharap pada alam untuk menunjang aktivitas olahraga.
"Misalnya pantai, pantai itu bisalah dipakai orang untuk jogging karena jalannya luas, terus cenderung sepi, terus cenderung di lingkaran yang memang tidak dilalui orang berkendara cepat," kata Daud di Sukadana, Selasa 8 Desember 2020.
Menurut Daud, dengan kondisi seperti ini akan amat sulit mencetak atlet-atlet berprestasi.
Baca juga: Juara Tinju Dunia Daud Yordan Ajak Kaum Milenial Disiplin Protokol Kesehatan
Oleh karenanya, Daud berharap Pemerintah Daerah dapat melaksanakan tugasnya dalam menyediakan sarana olahraga yang memadai.
Walaupun itu dilakukan secara perlahan, tidak sekaligus.
Hal ini mengingat adanya keterbatasan anggaran pemerintah.
Namun, Daud menambahkan, pemerintah melalui dinas terkait pun bisa saja memberdayakan sarana olahraga yang sudah ada.
Misalnya lapangan sepak bola di samping Kantor DPRD.
"Entah itu mungkin ditebas, memang diprioritaskan dulu, dibikin jalan paving dulu atau apalah yang sifatnya akan menjadi daya tarik masyarakat untuk berolahraga.
Paling tidak bisa digunakan di siang hari," ujar Daud.