Breaking News:

115 Kasus Berhasil Diungkap Polresta Pontianak Selama Operasi Pekat 2020

Selanjutnya, dijelaskan Kapolresta dari jumlah 115 kasus tersebut, kasus prostitusilah yang paling menonjol selama operasi Pekat berlangsung.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Selama 16 hari pelaksanaan Operasi Pekat (penyakit masyarakat) Kapuas 2020, Kapolresta Pontianak Kombespol Komarudin menyampaikan bahwa Polresta Pontianak Overprestasi.

Dari sebanyak 92 target operasi, jajaran Polresta Pontianak berhasil mengungkap sebanyak 115 kasus, dengan total tersangka yang dilakukan proses hukum sebanyak 57 orang.

''Untuk judi 10 kasus, narkoba 12 kasus, miras 21 kasus, prostitusi 28 kasus, premanisme 23 kasus, penjualan petasan tanpa izin 8 kasus, dan sajam 13 kasus,''paparnya kepada awak media saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Pontianak, Senin 7 Desember 2020.

Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin menggelar pers release hasil operasi pekat di Polresta Pontianak, Jalan Johan Idrus, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 7 Desember 2020. Dari operasi pekat ini diamankan 57 orang dari berbagai kasus berbeda dengan kasus dominan prostitusi.

"Saat ini beberapa kasus masih didalami dan dikembangkan, dan mugnkin masih ada tersangka lain yang bisa kita kembangkan,''jelas Kombespol Komarudin. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved