Breaking News:

Tinjau Pembangunan UMKM Center Sekadau, Aloysius : Konsepnya Keberagaman

Pembangunan UMKM Center yang dicanangkan selesai pada akhir tahun 2020 itu juga berkaitan dengan pemulihan ekonomi

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Peninjauan pembangunan UMKM Center Sekadau oleh Bupati Sekadau Rupinus dan Wakil Bupati Sekadau Aloysius beserta jajaran. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Tinjau pembangunan UMKM Center Sekadau, Wakil Bupati Sekadau Aloysius sebut konsepnya adalah keberagaman.

Peninjauan itu dilaksanakan oleh Bupati Sekadau Rupinus, dan Wakil Bupati Sekadau Aloysius didampingi Kepala Dinas DKUKMP Kabupaten Sekadau, St Emanuel beserta pihak yang bertanggung jawab dalam proses pembangunan gedung.

Usai meninjau gedung yang sudah mencapai  95% itu, Wakil Bupati Sekadau, Aloysius menyebutkan konsep utama dalam pembangunan UMKM Center Sekadau adalah keberagaman yang ada di Kabupaten Sekadau.

Hal itu terlihat dengan adanya sejumlah bentuk bangunan yang diadaptasi dari berbagai etnis, misalkan Jurung yang biasa digunakan sub suku Dayak untuk menyimpan padi, bentuk bangunan seperti perahu yang merupakan ciri khas sub suku Melayu dan, penggunaan motif Tionghoa pada pagar bangunan.

"Konsepnya keberagaman, dengan mengambil sejumlah motif dan bentuk dari setiap sub suku dan agama di Kabupaten Sekadau.

Walaupun tidak mencakup semua etnis, kita ingin UMKM ini dapat di gunakan seluruh masyarakat Kabupaten Sekadau," kata Aloysius Senin 7 Desember 2020.

Baca juga: Serahkan Nota Pelaksana Tugas ke Rupinus, Tandai Sri Jumiadatin Akhiri Jabatan Pjs Bupati Sekadau

Bangunan dua lantai itu diharapkan dapat menjadi pusat penjualan produk lokal Kabupaten Sekadau, selain sebelumnya sudah ada di Dekranasda Sekadau sebagai tempat pameran kerajinan UMKM.

Namun UMKM Center tersebut lebih spesifik lagi dalam hal pemasaran dan promosi.

Selain itu, juga terdapat aula untuk pelatihan dan market place.

Pembangunan UMKM Center yang dicanangkan selesai pada akhir tahun 2020 itu juga berkaitan dengan pemulihan ekonomi usai dilanda pandemi Covid-19.

"Kita ingin masyarakat Kabupaten Sekadau memiliki gedung pemasaran yang baik," kata Aloysius.

Sementara itu, Kepala Dinas DKUKMP Sekadau, St Emanuel menyebut pembangunan gedung tersebut bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Sekadau, sebesar 2 Miliar.

"progres 95% sudah selesai, masih ada beberapa hal yang belum selesai, lantai satu digunakan untuk pajangan, lantai dua untuk ruang pelatihan, market place," ujarnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved