Breaking News:

Ajak Masyarakat Tak Terpancing Dengan Edaran Bermuatan Sara dan Provokatif

Calon Bupati Sintang, Yohanes Rumpak merasa dirugikan dengan edaran bermuatan sara dan provokasi yang mencatut nama baik pasangan Rumpak-Syariffudin.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Calon Bupati Sintang, Yohanes Rumpak menggelar konferensi press menyikapi edaran bermuatan sara dan provokatif yang tersebar di media sosial. Rumpak menegaskan edaran itu bukan dibuat oleh tim dan pendukungnya. Rumpak juga melaporkan persoalan ini ke Polres dan Bawaslu Sintang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Edaran bermuatan provokasi, ujaran kebencian mencuat menjelang pencoblosan di Kabupaten Sintang. Selebaran itu memuat 17 poin berisi muatan SARA.

Selebaran itu menyebar luas di grup-grup media sosial. Menyerang sejumlah nama kontestan pilkada.

Tak hanya itu, edaran tersebut juga mencatut logo paslon Yohanes Rumpak-Syariffudin.

Calon Bupati Sintang, Yohanes Rumpak merasa dirugikan dengan edaran bermuatan sara dan provokasi yang mencatut nama baik pasangan Rumpak-Syariffudin.

Rumpak menilai, edaran itu seolah-olah dibuat oleh pendukungnya. Namun, dia membantah tegas hal itu.

"Kami sudah mengonfirmasi ke semua pendukung dan tim soal edaran tersebut. Kami pastikan tidak ada dari tim kami yang membuat edaran bermuatan sara dan provokasi tersebut," tegas Rumpak.

Baca juga: Kunjungi Sultan Sintang, Ini Harapan Kapolres Ventie Bernard Musak

Merasa dirugikan dengan edaran tersebut, Yohanes Rumpak resmi melaporkan hal tersebut ke Polres Sintang dan Bawaslu.

"Kami berharap Polres Sintang menindaklanjuti laporan kami dan mengungkap siapa orang yang membuat edaran bermuatan sara tersebut," harapnya.

Rumpak berpesan kepada masyarakat Kabupaten Sintang, untuk tidak terprovokasi dengan edaran tersebut. Ia menilai, edaran tersebut dapat merusak persatuan masyarakat yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

"Mari kita rawat persatuan dan keberagaman serta persaudaraan. Sukseskan Pilkada dengan santun dan damai," ajak Rumpak.

Kasubag Humas Polres Sintang, Iptu Hariyanto memastikan akan menindaklanjuti laporan yang dibuat oleh tim Yohanes Rumpak.

Pihaknya juga akan mrlakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap oknum dibalik edaran bermuatan sara tersebut.

"Terkait beredarnya surat yang belum diketahui berasal dari mana dan siapa yg membuatnya maka Polres Sintang tetap melakukan upaya peyelidikan. Kepada warga masyarakat atau organisasi yang merasa dirugikan dengan beredarnya surat tersebut di media sosial maka dapat segera melaporkan ke Polres Sintang untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti prosesnya," kata Hariyanto.

Kepada masyarakat Kabupaten Sintang, Hariyanto mengimbau agar tidak terpancing dengan isu yang tercantum dalam edaran tersebut.

"Kepada warga masyarakat yang mengetahui terkait surat edaran tersebut dapat kiranya melaporkan kepada aparat kepolisian. Isi edaran tersebut tentunya ada pihak-pihak yang menginginkan kondisi di kabupaten Sintang tidak kondusif. Maka mari bersama sama selalu masyarakat Sintang untuk bertindak cerdas dengan melaporkan hal tersebut jika ada yang merasakan dirugikan," jelasnya. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved