Breaking News:

5 Raperda Kota Pontianak Disahkan, Satu Diantaranya Peningkatan Akses Air Minum

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan bahwa pembahasan kelima rancangan Peraturan Daerah itu dimulai dengan penyampaian penyampaian pidato Wal

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Pontianak kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pontianak kini sudah disahkan pada rapat paripurna, di ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kota Pontianak, Senin 7 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Pontianak kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pontianak kini sudah disahkan pada rapat paripurna, di ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kota Pontianak, Senin 7 Desember 2020.

Dari lima Raperda yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Pontianak itu diantaranya adalah tentang Perpustakaan, Retribusi Jasa Usaha, Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Pontianak Tahun 2020-2050, Penyelenggaraan Kepemudaan dan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Kota Pontianak pada perusahaan air minum Tirta Khatulistiwa dalam rangka Program Hibah Air Minum Perkotaan tahun anggaran 2021 dan kegiatan Peningkatan akses air minum telah disahkan menjadi Peraturan Daerah.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan bahwa pembahasan kelima rancangan Peraturan Daerah itu dimulai dengan penyampaian penyampaian pidato Walikota Pontianak pada tanggal 1 Desember 2020, setelah beberapa kali dilakukan pembahasan bersama, hari ini telah disahkan menjadi Peraturan Daerah.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada DPRD Kota Pontianak atas kerjasama yang baik sehingga Raperda ini bisa diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," ujarnya.

Baca juga: Temukan Pengunjung Terkonfirmasi Covid 19, Satpol PP Pontianak Tutup 11 Warkop

Dengan disahkan Raperda ini, Dia berharap akan menjadi landasan hukum yang efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat kota Pontianak.

“Pada Prinsipnya, Raperda ini merupakan prioritas karena sebelum diusulkan di DPRD sudah melalui kajian-kajian,” jelasnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Pontianak juga mengevaluasi beberapa Peraturan Daerah yang telah ada untuk dilakukan revisi, di tahun 2021 terdapat 31 rancangan peraturan daerah yang diusulkan dan telah masuk dalam program pembentukan peraturan daerah tahun 2021.

"Insya Allah akan segera kita selesaikan, diantaranya ada revisi-revisi Raperda yang lama agar bisa menyesuaikan dengan perkembangan terkini,” pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved