Breaking News:

PT Abila Bantu Pembangunan Rumah Korban Meninggal Akibat Bencana Angin Puting Beliung di Singkawang

Selain Pemerintah Kota Singkawng, sejumlah pihak lainnya pun memberikan bantuan meringankan beban para korban.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Rizki Kurnia
Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan (kanan) bersama Owner PT Abila, Iskandar (kiri) meninjau pembangunan rumah mendiang Aphin yang sedang dibangun, Kamis Desember 2020. Pembangunan ini merupakan bantuan dari PT Abila dengan menggunakan inovasi baru rumah knockdown. 

Laporan wartawan Tribunpontianak Rizki Kurnia

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Sejumlah rumah rusak akibat musibah puting beliung yang menghantam Kelurahan Kuala, Singkawang Barat, Kalbar berberapa waktu lalu.

Bahkan puting beliung menyebabkan salah satu rumah warga roboh dan sempat menimpa penghuninya hingga meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit selama satu malam.

Selain Pemerintah Kota Singkawng, sejumlah pihak lainnya pun memberikan bantuan meringankan beban para korban.

Salah satunya datang dari PT Abila yang memberikan bantuan dengan membangun kembali rumah mediang Aphin yang sempat roboh.

Baca juga: Rumah Korban Puting Beliung Diperbaiki Pemkot Singkawang

Owner PT Abila, Iskandar mengatakan bantuan yang diberikan PT Abila ini adalah wujud keprihatinan pihaknya atas musibah yang dialami mendiang Aphin dan keluarganya, dimana pembangunan ini sepenuhnya di tanggung oleh PT Abila.

"Sebagian punya mereka, ada dititipkan kepada kita," kata Iskandar kepada wartawan, Kamis 3 November 2020.

Selain itu, Iskandar mengungkapkan dalam pembangunan kembali rumah mendiang Aphin ini, pihaknya menerapkan inovasi terbaru dalam pembuatan rumah ini.

"Kami menerapkan rumah knockdown (rumah bongkar pasang,-red) yang tahan dengan guncangan gempa 8,5 SR berdasarkan program SAP 2000," paparnya.

Baca juga: Anggota Koramil 1202-05/Singkawang Kerja Bakti Bantu Korban Pasca Angin Puting Beliung

Tidak hanya tahan guncangan, rumah knockdown trobosannya ini, dia katakan, juga lebih murah, apabila dibandingkan dengan pembangunan rumah dengan bentuk yang sama, rumah knockdown ini sekitar 50 persen lebih murah.

"Tidak hanya itu, pembangunan rumah knock down ini juga lebih cepat dari pada rumah biasa," katanya.

Iskandar mengungkapkan rumah knock down ini merupakan inovasi dia dan timnya ciptakan, dengan tujuan membantu masyarakat dengan pembangunan rumah yang lebih murah, cepat dan tahan gempa hingga 8,5 SR.

Rumah mendiang Aphin sendiri dia katakan minggu depan sudah sepenuhnya selesai dikerjakan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved