Breaking News:

Politap Gali Kebutuhan UMKM dan BUMDes untuk Dorong Inovasi Dosen dan Mahasiswa

Direktur Politeknik Negeri Ketapang Endang Kusmana dalam sambutannya mengatakan kegiatan inu merupakan komitmen Politap untuk membangun vokasi dari de

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto Bersama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Politeknik Negeri Ketapang dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama untuk mendukung program Politap Membangun Vokasi Dari Desa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Politeknik Negeri Ketapang (Politap) mengundang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Politeknik Negeri Ketapang dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama untuk mendukung program Politap Membangun Vokasi Dari Desa.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM dan BUMDes di Kota Ketapang, Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Ketapang, Ketua Jurusan dan Dosen Politap yang bertempat di Ballroom Nevada Hotel Ketapang, Kamis 3 Desember 2020.

Direktur Politeknik Negeri Ketapang Endang Kusmana dalam sambutannya mengatakan kegiatan inu merupakan komitmen Politap untuk membangun vokasi dari desa melalui penyerapan aspirasi pelaku UMKM dan BUMDes guna mendorong inovasi para dosen dan mahasiswa.

Menurutnya Politap akan lebih fokus untuk melakukan inovasi produk sesuai kebutuhan dan permintaan UMKM dan BUMDes.

"Saya berharap inovasi Dosen dan mahasiswa akan mendorong produktivitas UMKM dan BUMDes dalam menjalankan usaha," kata Endang.

Baca juga: Dikunjungi Direktur Politap, Ini yang Disampaikan Manager Business Tribun Pontianak

Dalam kegiatan itu menghadirkan empat narasumber diantaranya Dosen Agroindustri Adha Panca Wardhana dengan sharing informasi terkait prosedur perlindungan hak atas kekayaan intelektual produk yang dihasilkan UMKM dan BUMDes melalui Sentra Kekayaan Intelektual yang ada di Politeknik Negeri Ketapang.

Menurut Adha, produk hasil UMKM dan BUMDes di Ketapang perlu dilindungi secara hukum.

Sedangkan narasumber lainnya, yakni Dosen Agroindustri Irfan Chalid sebagai narasumber kedua menyampaikan pentingnya staretegi Big Concept dalam berusaha melalui strategi perizinan, strategi keuangan dan strategi pemasaran.

Untuk itu pihaknya mendorong agar menggunakan teknologi informasi dalam menggapai pasar saat ini.

Narasumber ketiga, Dosen Perawatan dan Perbaikan Mesin Yusuf dalam pemaparannya menyajikan produk-produk inovasi dari jurusan mesin terkait penerapan teknologi tepat guna sehingga akan mendorong efektivitas dan efisiensi dalam menjalankan usaha.

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved