Breaking News:

Masa Jabatan Berakhir, Hj Sri Jumiadatin : Kabupaten Sekadau Begitu Harmoni

Sementara itu Pjs Bupati Sekadau, Hj. Sri Jumiadatin juga mengucapkan terimakasih atas dukungan jajaran Pemerintah Kabupaten Sekadau

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marpina Wulandari
Pj Sekda Sekadau Frans Zeno saat menyerahkan cinderamata kepada Pjs Bupati Sekadau Hj Sri Jumiadatin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pemerintah Kabupaten Sekadau menggelar acara pelepasan Pjs Bupati Sekadau, Hj. Sri Jumiadatin di ruang serbaguna Kantor Bupati Sekadau, Kamis 4 Desember 2020.

Membuka langsung kegiatan itu, Pj Sekda Sekadau, Frans Zeno menjelaskan sebelumnya kehadiran Pjs Bupati Sekadau di Kabupaten Sekadau adalah untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Daerah di Kabupaten selama Bupati dan Wakil Bupati Sekadau cuti dalam rangka mengikuti tahapan Pilkada 2020.

Kekosongan jabatan itu di isi oleh Hj. Sri Jumiadatin sejak tanggal 26 September- 5 Desember 2020.

" Untuk itu kami berterimakasih atas segenap dedikasi, sumbangsih yang diberikan selama mengabdi di Kabupaten Sekadau. 

Semoga semua ini bukan hanya bermanfaat bagi perkembangan Kabupaten Sekadau saat ini, maupun juga kedepan dicatat sebagai ibadah," kata Pj Sekda Sekadau, Frans Zeno.

Sementara itu Pjs Bupati Sekadau, Hj. Sri Jumiadatin juga mengucapkan terimakasih atas dukungan jajaran Pemerintah Kabupaten Sekadau, DPRD dan instansi vertikal selama bertugas di Kabupaten Sekadau.

Baca juga: KPU Sekadau Sosialisasikan PKPU Nomor 18 dan 19

"Saya tidak mungkin bisa bekerja sendiri.

Saya dibantu Pj Sekda, asisten, kepala SKPD dan yang lainnya.

Berkat kepercayaan dan keyakinan terhadap kinerja yang baik semua bisa berjalan," ungkapnya.

Sri Jumiadatin juga berharap agar hubungan baik antara Pemerintah Daerah, Forkopimda, DPRD dan tokoh agama serta tokoh masyarakat dapat terus ditingkatkan.

"Karena fungsi kontrol pemerintah itu ada di masyarakat, dan saya lihat di kabupaten Sekadau begitu harmoni.

Terimakasih atas keharmonisan, hubungan baik yang ada.

Itu yang menjadi modal dasar membawa kabupaten Sekadau tetap maju dan terus maju dengan adanya hubungan baik itu," lanjutnya.

Menyadari memiliki kelemahan selama menjalani tugas, Sri Jumiadatin juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan yang Dia miliki.

Tak luput, Sri Jumiadatin tetap mengingatkan agar masyarakat datang ke TPS pada 9 Desember 2020, untuk menyalurkan hak suaranya dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sekadau. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved