BKPSDMAD Sambas Terima Penghargaan SAPK Dari BKN

Sebenarnye penghargaan ini masih di lingkup regional. Tepatnya di Kantor Regional (Kanreg) V BKN,

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
Pemkab Sambas menerima penghargaan terbaik tingkat Kabupaten, dalam pengelolaan menajemen ASN, implementasi sistem aplikasi pelayanan kepegawaian (SAPK) dan pemanfaatan sistem Computers Asisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Nasional (BKN). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Badan Kepegawaian SDM dan Aparatur Daerah (BKPSDMAD) Kabupaten Sambas Hj Fatma Aghistni mengatakan membenarkan jika mereka baru saja menerima penghargaan terbaik tingkat Kabupaten, dalam pengelolaan menajemen ASN, implementasi sistem aplikasi pelayanan kepegawaian (SAPK) dan pemanfaatan sistem Computers Asisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Sebenarnye penghargaan ini masih di lingkup regional. Tepatnya di Kantor Regional (Kanreg) V BKN, yang mengelola tiga wilayah kerja yaitu Provinsi DKI Jakarta, Kalbar dan Lampung," ujarnya, Kamis 3 Desember 2020.

Dirinya pun bersyukur dengan raihan penghargaan tersebut. Diraihnya penghargaan itu kata dia, berkat kerjasama tim di BKPSDMAD dan sinergisitas bersama seluruh Perangkat Daerah dalam mengelola manajemen PNS serta dukungan dan komitmen dari pimpinan baik itu Sekda sebagai Pejabat Yang Berwenang dan Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan syukur atas penghargaan yang diperoleh, sesuatu yang memang sangat tak terduga," tuturnya.

Dijelaskan dia, jika dilihat dari kategori lingkupnya ini adalah Pengelolaan Manajemen PNS, Implementasi SAPK dan Pemanfaatan CAT.

Oleh karenanya BKPSDMAD sangat komitmen untuk selalu memperbaiki, memenuhi, dan meningkatkan target-target indikator pengelolaan manajemen PNS, baik itu peningkatan pelayanan administrasi kepegawaian, pengembangan SDM, penggunaan data SAPK sebagai basis data hingga dalam penerbitan dokumen.

Baca juga: Terima Penghargaan Dari BKN, Ini Komitmen BKPSDMAD Sambas

"Sehingga dapat mengurangi kesalahan sekecil mungkin walaupun riilnya tetap saja ada khilaf mata. Serta pelaksanaan seleksi CPNS tahun lalu dan tahun ini yang sukses dan aman," jelas dia.

"Dan Sambas tahun ini ditunjuk Kanreg V menjadi salah satu Pilot Project pelayanan kepegawaian paperless dan alhamdulillah semuanya dapat berjalan lancar. Mungkin itu menjadi salah satu penyumbang nilai dalam penghargaan ini," kata dia.

Selain itu, dalam pelaksanaan seleksi dan pengadministrasian CPNS, di Kabupaten Sambas termasuk yang sangat minim kesalahan mulai dari pengumuman rekrutmen, pelaksanaan, pengumuman hasil akhir sampai dengan proses penetapan NIP yang masih berjalan sampai sekarang.

"Kemudian tentunya disiplin menindaklanjuti dengan cepat setiap rekomendasi yang dikeluarkan oleh pusat dalam hal pengelolaan Manajemen PNS," ungkapnya.

"Termasuk terkait dengan Netralitas ASN di Kabupaten Sambas, kami sangat intens mensosialisasikan hal tersebut yang diwujudkan dalam pelaksanaan Ikrar Bersama di seluruh Perangkat Daerah," tegasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved