Breaking News:

Lantik Dua Direksi Perumda Tirta Khatulistiwa, Edi Kamtono Intruksikan Tingkatkan Pelayanan

Edi Rusdi Kamtono menyampaikan bahwa pentingnya peningkatan pelayanan kepada, terkhusus peningkatan kualitas air bersih di Kota Pontianak.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Rokib
Penandatanganan kontrak kerja direktur pelayanan dan direktur administrasi & keuangan perumda air minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak periode 2020-2025, di Aula PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak, Jalan Imam Bonjol, Pontianak, Kalbar, 2 Desember 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono secara resmi melantik direktur pelayanan, Wawan Hari Purnomo dan direktur administrasi & keuangan, Sasmita perumda air minum Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak periode 2020-2025, di Aula PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak, Jalan Imam Bonjol, Pontianak, Kalbar, 2 Desember 2020.

Pada kesempatan itu, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan bahwa pentingnya peningkatan pelayanan kepada, terkhusus peningkatan kualitas air bersih di Kota Pontianak.

Ia menilai bahwa dengan adanya air bersih nantinya bisa menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

"Air ini adalah yang dibutuhkan oleh makhluk hidup semuanya. Jadi kalau airnya bersih, berkualitas akan menghasilkan manusia yang sehat, kuat dan cerdas semuanya itu yang paling penting. Sehingga dengan dilantiknya ini bukan malah makin kendor, tetapi ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khusunya warga kota Pontianak," jelas Edi.

Baca juga: Perumda Tirta Khatulisitiwa Komitmen Tekan Angka Kebocoran

Baca juga: Jabat Dirut Perumda Tirta Khatulistiwa Pontianak, Ardiansyah Komitmen Tekan Angka Kebocoran

Edi pun mengatakan untuk menekan angka kebocoran pipa ledeng PDAM, tentu kedepan diperlukan upaya-upaya yang harus dilakukan.

Dengan itu, ia meminta agar pelayanan kepada masyarakat bisa terus ditingkatkan.

"Upaya kedepan harus dilakukan untuk mengurangi kebocoran seperti pipa yang sudah tua harus diganti, karena perlu investasi. Ada kebocoran air yang karena dicuri dirusak oleh oknum dan kebocoran pemborosan," ujarnya.

Hingga kini Edi menerangkan bahwa kualitas air bersih di Kota Pontianak sudah cukup maksimal.

Bahkan dipastikannya bahwa kapasitas pengoperasionalan air bersih sudah mencukupi.

"Kualitas air sekarang bagus masih baik. Tergantung kemarau, agak asin dan musim hujan agak keruh karena tanah gambut. Untuk kapasitas sudah 2.250 liter perdetik sudah mencukupi kapasitas keperluan penduduk sekarang. Namun jaringan yang perlu kita perbaiki," jelasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved