Breaking News:

Jelang 9 Desember 2020, Pengamat Politik Ingatkan Masyarakat Tak Salah Pilih Pemimpin

Pengamat Politik dan akademisi FISIP Untan, Dr. Yulius Yohanes, M.Si mengingatkan pentingnya cerdas memilih pemimpin.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Pengamat Politik Untan, Dr. Yulius Yohanes 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik dan akademisi FISIP Untan, Dr. Yulius Yohanes, M.Si mengingatkan pentingnya cerdas memilih pemimpin.

Hal ini karena dengan memilih pemimpin yang benar akan membawa kemajuan daerah tersebut pula.

Pesan ini disampaikan Dr. Yulius Yohanes, M.Si saat menjadi satu diantara narasumber di webinar KPU Provinsi Kalbar dengan tema mengelola dan melaksanakan setiap tahapan dengan protokol kesehatan yang ketat memilih cerdas ditengah pandemi covid 19, Rabu 2 Desember 2020.

Berikut penuturannya.

Pada pilkada 2020 ini kedaulatan rakyat harus kita jadikan menjadi paling penting. Karena konsep demokrasi dari rakyat, bagi rakyat dan untuk rakyat.

Pada pilkada yang akan kita gelar pada 9 desember merupakan pemilihan kepala daerah untuk lima tahun kedepan, bagaimana kepala daerah terpilih kita harap dapat membawa perubahan dan terwujudnya kesejahteraan yang diinginkan masyarakat.

Baca juga: Komisioner KPU Kalbar Lomon Minta Masyarakat Tak Takut Datang ke TPS

Pada masa pandemi ini tidak mudah karena tidak hanya tentang kesehatan, tapi juga ekonomi hingga politik yang harus disikapi dengan bagaimana pilkada berjalan dengan baik.

Pemilih cerdas sebenarnya pemilih yang menggunakan hak pilihnya, akal sehat untuk dapat menentukan pilihan secara kritis kepada calon yang ada pada pilkada.

Kecerdasan dan kecermatan pemilih dalam pilkada hal yang penting dalam menentukan pilihan. Karena ketika salah pilih maka keinginan pemilih tidak terwujud, misalnya harapan yang diinginkan masyarakat.

Kecerdasan pemilih harus dibangun. Pemilih harus fokus pada program, visi misi dan rekam jejak agar menentukan dan merealisasikan apa yang diharapkan pada pilkada serentak.

Meskipun leading sektor di KPU sebagai penyelenggara namun Bawaslu dan semua pemangku kepentingan mempunyai tanggung jawab bersama agar masyarakat menjadi cerdas memilih. (*)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved