Breaking News:

Asnaim: Kasus HIV/AIDS Masih Marak Terjadi di Kalbar

Dukungan pemerintah dalam menanggulangi  HIV & AIDS sudah baik walaupun masih dikatakan belum maksimal

Penulis: Ramadhan | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengelola Program dan Monev KPAP Kalbar, Asnaim. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengelola Program dan Monev Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Kalimantan Barat (Kalbar), Asnaim mengatakan kasus HIV/AIDS di Kalbar masih banyak terjadi.

"Hingga Oktober 2020, Dinas Kesehatan telah mencatat dan melaporkan jumlah angka HIV lebih 186 kasus, dan 27 kasus AIDS," ujar Asnaim, Selasa 1 Desember 2020 siang. 

Asnaim mengatakan kasus-kasus tersebut terjadi sebagian besar pada mereka yang berprilaku risiko terhadap penularan HIV.

Walaupun diantaranya juga terdapat Ibu rumah tangga (IRT) dan usia anak-anak yang tertular.

"Hal ini dikarenakan masih kurangnya pengetahuan tentang HIV & AIDS, dan masih adanya keengganan untuk melakukan tes HIV secara dini, dengan alasan takut dan jika hasilnya reaktif (+) nanti akan distigma dan diskriminasi," ungkap Asnaim.

Baca juga: Laksanakan Tes HIV/AIDS, Karutan: Untuk Diteksi Dini Terhadap HIV/AIDS 

Asnaim menyampaikan sejauh ini, KPA Provinsi maupun KPA Kabupaten Kota bersinergi melakukan Komunikasi.

Informasi dan Edukasi kepada  masyarakat dan penduduk muda, usia 15-24 tahun melalui media-media sosial, baik yang bersifat edukasi perlombaan maupun tidak.

"Hal ini diharapkan apabila masyarakat dan penduduk muda, usia 15-24 sudah paham secara komprehensif tentang HIV & AIDS, tentunya setiap orang akan mengerti bagaimana mencegah,  dan menanggulangi HIV & AIDS," tegasnya.

Dalam upaya memutus mata rantai penularan HIV pada kelompok populasi kunci yang berisiko tinggi tertular virus, maka akan ada pencegahan secara tepat kepada mereka agar tidak melakukan prilaku berisiko.

"Selain itu secara rutin dalam periode-periode tertentu, mereka akan dilakukan pendampingan dan penjangkauan serta edukasi secara terpadu," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved