Breaking News:

Kadisporapar Kalbar Ajak Semua Pihak Berinovasi Memajukan Pariwisata di Tengah Pandemi Covid-19

Di tengah pandemi covid-19, ia mengajak semua pihak bisa lebih berinovasi dalam memajukan sektor pariwisata.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
TRIBUN PONTIANAK
BUKIT KELAM - Wilayah Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam masuk ke dalam wilayah konservasi dan berada di bawah pengawasan Seksi Wilayah II BKSDA Sintang, namun memang tampak masih ada rumah penduduk yang berdiri di kawasan tersebut. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata ( Kadisporapar) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam memajukan dunia pariwisata Kalimantan Barat.

“Mari kita terus bersinergi. Mari kita terus berkolaborasi untuk pengembangan kepariwisataan, kepemudaan dan olahraga di Kalimantan Barat,” ajaknya saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion ( FGD) Tribun Pontianak Podcast bertema Pariwisata Aman Covid-19 di Kalbar, Rabu 18 November 2020.

Ia berharap tidak ada mindset soal kekhawatiran memajukan pariwisata hanya dilakukan sendiri-sendiri.

“Tetapi semua, kita ada. Kita bisa bersama-bersama melaksanakan,” terangnya.

Di tengah pandemi covid-19, ia mengajak semua pihak bisa lebih berinovasi salam memajukan sektor pariwisata.

Baca juga: Reaktivasi Pariwisata saat Pandemi, Kadisporapar Kalbar : Pariwisata Harus Nyaman, Aman dan Sehat

“Marilah dengan adanya pandemi covid-19 ini kita lebih berinovasi, berkreativitas dalam pelaksanaan tugas fungsi program dan kegiatan, khususnya di Disporapar,” imbaunya.

“Adanya pandemi Covid-19 ini, tentunya kita tidak boleh tidak semangat. Tetapi harusnya lebih semangat dan lebih kreatif berinovasi,” tandasnya.

Disporapar Provinsi Kalbar telah melakukan beberapa langkah dalam upaya reaktivasi sektor pariwisata di Kalimantan Barat.

Hal ini sebagai upaya untuk membangkitkan kembali geliat sektor pariwisata yang terimbas dampak pandemic Covid-19.

Pertama, membuat surat edaran protokol kesehatan bagi lokasi destinasi wisata.

Kedua, menghadirkan paket wisata murah.

Ketiga, mengencangkan promosi media digital melalui aplikasi SI KEPO atau Sistem Informasi Kepemudaan Pemuda dan Olahraga.

“Pariwisata harus nyaman, aman dan sehat,” pungkasnya. (*/Pra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved