Jarot Winarno dan Margaretha Mala Raih Penghargaan KEHATI Award 2020
Dari 29 provinsi di Indonesia, ada 2 individu di provinsi Kalbar, yang meraih KEHATI Award dari 6 kategori penghargaan.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Yayasan KEHATI mengumumkan peraih KEHATI Award 2020, Jumat, 27 November 2020.
Dari 153 pendaftar KEHATI Award dari 29 provinsi di Indonesia, ada 6 orang yang terpilih sebagai pejuang kelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.
Dari 29 provinsi di Indonesia, ada 2 individu di provinsi Kalbar, yang meraih KEHATI Award dari 6 kategori penghargaan.
Mereka adalah: H. Jarot Winarno, M.Med.PH peraih penghargaan untuk kategori Pamong Kehati dan Margaretha Mala, dari Kabupaten Kapuas Hulu dengan kategori Tunas Kehati.
Untuk 4 kategori lainnya, diraih oleh Rubama M, dari Kota Banda Aceh untuk kategori Prakarsa Kehati. Kategori Cipta Kehati diperoleh Dr. Ir. Pande Ketut Diah Kencana, dari Kota Denpasar, Bali. Selain individu, KEHATI Award juga diberikan untuk lembaga, yaitu PT Karya Dua Anyam, dari DKI Jakarta atas kategori Inovasi Kehati.
Ajang KEHATI Award ke-9 ini mengusung tema “Promoting Biodiversity Heroes”, dimana KEHATI mengangkat sosok pahlawan peduli keanekaragaman hayati dan lingkungan Indonesia.
Baca juga: Ketua IBI Yuli Sri Ayu Sarankan Pokja Cari Penyebab Tingginya Kematian Ibu dan Bayi di Sintang
Sejak diluncurkan pada 16 Januari 2020, Yayasan KEHATI menerima 153 pendaftar KEHATI Award 2020 dari 29 provinsi di Indonesia, antara lain Maluku Utara, Lampung, Riau, Sumatera Barat, Bali, Kalimantan Tengah, Papua Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bangka Belitung, Maluku, NTB, Kalimantan Timur, Papua, Bengkulu, Jawa Timur, Banten, DI Yogyakarta, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jakarta, Jawa Tengah, Jambi, Kalimantan Barat, NTT. Para kandidat kemudian melalui tahap penjurian yaitu seleksi administrasi, verifikasi lapangan, dan penilaian akhir oleh tim juri.
Beberapa tokoh dari berbagai sektor dipilih untuk menjadi dewan juri KEHATI Award 2020, yaitu Direktur Institute for Sustainable Earth and Resources, Universitas Indonesia sekaligus Ketua Juri KEHATI Award 2020 Prof. Jatna Supriatna, Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia Hasan Fawzi, , Direktur CNN Indonesia Desi Anwar, Ketua Pusat Unggulan Lingkungan dan Ilmu Keberlanjutan Universitas Padjadjaran Prof Parikesit, dan Regional Director Ford Foundation Alexander Irwan.
“Yayasan KEHATI sangat bangga dapat menampilkan para pejuang keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup di ajang KEHATI Award 2020 ini.
Sesuai dengan visi KEHATI, maka atas jasa merekalah alam Indonesia bisa lestari, tidak hanya bagi manusia kini, namun juga bagi masa depan anak negeri.
Kami berharap KEHATI Award yang ke-9 ini dapat menumbuhkan dan mendorong minat seluruh komponen bangsa Indonesia untuk lebih mempedulikan,mencintai, dan mengambil peran dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati,” ujar Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI Riki Frindos saat Press Conference KEHATI Award yang digelar secara virtual.
Pembina Yayasan KEHATI Prof. Emil Salim melihat, bahwa apa yang dilakukan oleh para pahlawan lingkungan ini sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan, Peningkatan sektor ekonomi harus tetap sejalan dengan program pelestarian lingkungan hidup, dimana pemanfaatan keanekaragaman hayati harus memiliki nilai berkeadilan dan berkelanjutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kehati-mengumumkan-peraih-kehati.jpg)