Breaking News:

BREAKING NEWS - Banjir Rendam Jalan Trans Kalimantan, Warga Desa Pancaroba Kubu Raya Butuh Bantuan

Akibat banjir yang menggenangi jalan nasional utama di Kalbar ini, banyak pengendara sepeda motor yang harus mendorong motornya

Tribun Pontianak /Destriadi Yunas Jumasani
Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menutupi Jalan Trans Kalimantan, di Dusun Tapah, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat 27 November 2020. Warga berharap Pemerintah dapat segera memberikan bantuan, karena masyarakat yang mata pencarian utamanya sebagai penoreh karet sudah tidak dapat bekerja selama satu pekan ini. 

Laporan wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, KUBUR RAYA - Wilayah Dusun Tapah, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat selama sepekan terakhir terendam banjir, bahkan, banjir yang melanda juga merendam badan Jalan Trans Kalimantan yang melintasi Desa tersebut.

Ketinggian air di beberapa titik jalan Trans Kalimantan bahkan mencapai lebih dari 50 cm.

Antrian kendaraan pun tak terhindarkan, setiap kendaraan yang hendak melintasi titik banjir harus bergantian.

Kendaraan yang melintasi di titik banjir di arahkan masyarakat setempat untuk mengambil posisi tepat di tengah jalan, dimana pada posisi tersebut ketinggian air relatif lebih rendah.

Akibat banjir yang menggenangi jalan nasional utama di Kalbar ini, banyak pengendara sepeda motor yang harus mendorong motornya yang mogok akibat mesin motor terisi air.

Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menutupi Jalan Trans Kalimantan, di Dusun Tapah, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat 27 November 2020. Warga berharap Pemerintah dapat segera memberikan bantuan, karena masyarakat yang mata pencarian utamanya sebagai penoreh karet sudah tidak dapat bekerja selama satu pekan ini.
Sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menutupi Jalan Trans Kalimantan, di Dusun Tapah, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat 27 November 2020. Warga berharap Pemerintah dapat segera memberikan bantuan, karena masyarakat yang mata pencarian utamanya sebagai penoreh karet sudah tidak dapat bekerja selama satu pekan ini. (Tribun Pontianak / Destriadi Yunas Jumasani)

Baca juga: Wabup Kubu Raya Sujiwo Serahkan Insentif Petugas Fardhu Kifayah dan Guru Ngaji

Untuk membantu pengendara, Warga sekitar pun menyediakan ojek truk dan pick up untuk membantu pengendara yang hendak melintasi banjir yang merendam Berkilo - kilo meter jalan trans Kalimantan diwilayah kecamatan sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya itu.

Yupenaris Honorius, Ketua RT 01 RW 03 Dusun Tapah, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat menyampaikan, banjir di desanya sudah terjadi selama sepekan terakhir, namun untuk banjir yang menggenangi jalan baru terjadi sejak 2 hari belakangan.

Akibat banjir, warga masyarakat yang sebagian besar merupakan petani karet tidak bisa menoreh (memanen) karet di kebun miliknya.

Alhasil, aktivitas perekonomian masyarakat pun saat ini lumpuh akibat banjir.

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved