Cabup Junaidi Soroti Ketersediaan Air Bersih Warga Ketapang

Junaidi-Sahrani menyoroti ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Ketapang

ISTIMEWA
SILATURAHMI - Junaidi-Sahrani saat bersilaturahmi dengan masyarakat di SP 4, Desa Air Durian Jaya, Kecamatan Air Upas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Ketapang Junaidi-Sahrani menyoroti ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Ketapang. Keluhan air bersih ini juga didapatkan keduanya saat bersilaturahmi dengan masyarakat di SP 4, Desa Air Durian Jaya, Kecamatan Air Upas.

"Bicara air bersih di pedesaan, bise disinkronkan dengan program PAMSIMAS (Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) dari pemerintah pusat. Bahwa bagi desa-desa yang mempunyai sumber air bersih yang layak dikonsumsi, ditunjang dengan fasilitas pendukung lainnya," ujar Cabup Junaidi di SP 4, Desa Air Durian Jaya, Kecamatan Air Upas.

Namun, lanjut Junaidi, bagi daerah yang tidak mempunyai sumber air bersih harus dipikirkan bagaimana langkahnya.

"Apakah melakukan pengeboran untuk mendapatkan sumber air tersebut, atau membuat waduk melalui aliran sungai yang ada, sehingga dengan adanya waduk tersebut bisa memiliki daya tampung air," jelas Cabup Junaidi.

Di sisi lain, Cabup Junaidi pun menjelaskan bahwa kondisi teritorial yang ada di desa dengan di kota Kabupaten Ketapang tentu tidaklah sama. Sehingga langkah-langkah yang ditempuhnya pun juga akan berbeda, namun tetap dengan tujuan yang sama, yakni menyediakan air bersih bagi masyarakat.

"Untuk di perkotaan, bahwa kita tahu PDAM yang ada di Kabupaten Ketapang ini belum mampu untuk menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan. Karenanya perlu peningkatan pelayanan PDAM ini, dengan mengaktifkan kembali atau menggunakan jaringan PDAM yang sudah ada dan nantinya akan kita sambungkan dengan sumber air baku yang ada pengolahan nya," jelas Cabup Junaidi.

"Oleh karena itu, sangat sayang sekali apabila jaringan tersebut, yang sudah ada tidak digunakan. Karenanya, dengan langkah tersebut, kita berharap bisa menambah secara signifikan sambungan rumah (SR) baru bagi masyarakat yang ada di Perkotaan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved