Breaking News:

PPNI Kalbar Pastikan Seorang Perawat di Kapuas Hulu Meninggal Karena Kanker, Bukan Covid-19

Untuk saat ini, ia menyebutkan hanya satu perawat di Kalbar yang terinfeksi dan kemudian meninggal akibat Covid 19.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Perawat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPW PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Haryanto, S.Kep., NS., MSN., Ph.D menepis adanya informasi seorang perawat asal kabupaten Kapuas Hulu yang meninggal di sebabkan terinfeksi Covid 19, ia menegaskan, yang bersangkutan meninggal akibat mengidap kanker.

"Tidak benar beliau meninggal karena kanker di RS Dharmais,'"ungkapnya saat di konfirmasi Tribun Pontianak. Sabtu 21 November 2020.

Untuk saat ini, ia menyebutkan hanya satu perawat di Kalbar yang terinfeksi dan kemudian meninggal akibat Covid 19.

Kemudian, saat ini disampaikannya, khusus untuk perawat di Kalimantan Barat khususnya yang menangani pasien Covid 19 sudah terpenuhi hak - haknya.

"Kita melihat saat ini penerapan protokol kesehatan sudah dijlankan. Penerapan 3M di fasilitas kesehatan juga, sudah dijalankan, kemudian kita juga mendapatkan info bahwa teman - teman yang merawat sudah mendptkan haknya, insentif,"ujarnya.

Baca juga: Kurang Perawat Akibat Nakes Terpapar Covid-19, ICU RSUD Ade M Djoen Sintang Tutup Sementara

Kendati hak para perawat terpenuhi, namun saat ini menurutnya yang tak kalah penting ialah waktu istirahat bagi para perawat yang bekerja.

"Kalau APD saat ini sudah bisa teratasi. Hanya memang yang sering dikeluhkan ada tenaga pengganti. Artinya harus ada pergantian supaya tidak terlalu kelelahan, karena kalau lelah berpengaruh pada daya tahan tubuh. sehingga untuk memenuhi ini harus ada penambahan tenaga. Dan kita sudah membantu untuk rekrutmen tenaga perawat di RS,"ujarnya

Untuk saat ini, di sampaikannya terdapat 12.961 perawat yang terintegrasi dengan PPNI di kalbar, dimana jumlah tersebut gabungan dari perawat yang bertugas di rumah sakit, klinik, puskesmas dan berbagai fasilitas kesehatan lainnya. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved