Breaking News:

Kesaksian Mahasiwa Papua dari Pelosok Kalbar, Sebut Papua Berkembang Pesat

Langkah-langkah Pak Jokowi menyatukan Papua ke Indonesia sangat tepat karena memang Papua adalah Indonesia dan Indonesia adalah Papua.

TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Forum Bina Kamtibmas, oleh tim POKDAR (Kelompok Kesadaran) Kamtibmas Polda Kalbar dengan mahasiswa Indonesia Timur khususnya Papua, di STT ATI Anjongan, Sungai Pinyuh, Mempawah, Jumat 20 November 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sejumlah mahasiswa asal Papua, Enos dkk, yang sedang menjalani study di STT ABDI TUHAN INJILI (ATI) Anjongan, Kalimantan Barat ( Kalbar ) mengakui perkembangan Papua dibawah pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Anjongan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Anjongan terdiri dari empat desa dan satu kelurahan yaitu, Desa Dema, Desa Pak Bulu, Desa Kepayang, Desa Anjungan Dalam, dan Kelurahan Anjungan Melancar

Kecamatan Anjongan merupakan pemekaran dari Kecamatan Sungai Pinyuh.

Baca juga: Lowongan Kerja Kementerian BUMN 2020 , Program Perekrutan Bersama Tahun 2020 Papua dan Papua Barat

Berikut kesaksian Enos dan teman-teman:

“Di Provinsi Kalbar ini kami rasakan wujud dari Bhinneka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu juga.

Awalnya kami berpersepsi bahwa ada perlakuan pembedaan ras kulit putih dan kulit hitam namun hal itu tidak kami rasakan di Kalbar.

Kami diterima dengan baik dan diperlakukan sebagai saudara.

Kami harus bersyukur kepada Bapak Jokowi karena sangat peduli dengan Papua, pembangunan Papua semakin dirasakan masyarakat.

Bapak Jokowi telah membantu pendidikan mahasiswa asal Papua, membuat sekolah-sekolah di Papua gratis.

Halaman
12
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved