Breaking News:

Dinas PMDP Provinsi Kalbar Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola BUMDes

Pelatihan tersebut menghadirkan sebanyak 80 peserta yang memang membidangi BUMDes, baik tenaga pendamping desa, bidang tenaga ahli pengembangan ekonom

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan tema "Strategi Pengembangan Ekonomi Desa dalam Rangka Percepatan Peningkatan Status Kemajuan dan Kemandirian Desa" yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDP) Provinsi Kalimantan Barat, di Hotel Transera, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 17 November 2020. 

"Bumdes memang bukan satu-satunya untuk desa Mandiri, tapi Bumdes ikut mempengaruhi karena salah satu indikator desa mandiri adalah ekonomi dan ekonomi itu banyak bidangnya,"

"Maka dengan itu, SDM di desa harus memiliki pemikiran untuk membantu pemerintah desa, baik di Bumdes atau dikelompok usaha masyarakat Desa.
Karena kita hanya bisa mensuport, sedangkan teknis dilapangan adalah SDM di desa yang mengelolanya," jelasnya.

Ia pun berharap hadirnya BUMDes di Desa-desa di Kalbar bisa membantu menyiapkan kebutuhan pokok masyarakat.

Hal itu, diakatakannya bisa melalui pengelolaan sumber daya alam yang ada di desa sehingga nantinya, lanjut Aminuddin, perekonomian masyarakat desa pun tak harus keluar.

"Artinya sumber daya alam lokal itu mampu dikelola untuk kebutuhan masyarakat, sehingga ekonomi masyarakat desa itu berputar untuk desa itu juga tidak lari keluar," katanya.

Menurutnya banyak peluang yang bisa dilakukan oleh BUMDes, baik dibidang pertanian, jasa dan usaha lainnya yang bisa digarap oleh BUMDes.

Bahkan hingga saat ini pun, diungkapkannya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sudah melakukan MoU bersama Pertamina.

Maka dengan itu, pada Pelatihan inipun menghadirkan pemateri dari pihak Pertamina.

Dengan kerja sama ini, tentu menurut Aminuddin merupakan peluang besar bagi Bumdes untuk bergerak aktif dalam program kerjanya.

Karena memang, selain suport dari segi pelatihan, namun juga BUMDes sangat membutuhkan permodalan untuk bergerak aktif di dunia usaha.

"Maka kita perkuat dengan pelatihan juga harus diberikan permodalan, baik dari pihak Bank maupun pemerintah bahkan Pemerintah desa bisa membantu permodalan Bumdes dan perkuat jejaring pemasaran," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved