Breaking News:

Dinas PMDP Provinsi Kalbar Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola BUMDes

Pelatihan tersebut menghadirkan sebanyak 80 peserta yang memang membidangi BUMDes, baik tenaga pendamping desa, bidang tenaga ahli pengembangan ekonom

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan tema "Strategi Pengembangan Ekonomi Desa dalam Rangka Percepatan Peningkatan Status Kemajuan dan Kemandirian Desa" yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDP) Provinsi Kalimantan Barat, di Hotel Transera, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 17 November 2020. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka percepatan peningkatan kemajuan dan kemandirian Desa, khususnya untuk meningkatkan Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE).

Maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDP) Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan tema "Strategi Pengembangan Ekonomi Desa dalam Rangka Percepatan Peningkatan Status Kemajuan dan Kemandirian Desa" di Hotel Transera, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 17 November 2020.

Pelatihan tersebut menghadirkan sebanyak 80 peserta yang memang membidangi BUMDes, baik tenaga pendamping desa, bidang tenaga ahli pengembangan ekonomi desa hingga pengelola badan usaha milik desa (BUMDes).

Demi menghindari kerumunan massa, Pelatihan pun dibagi menjadi dua tahap. Yang mana tahap pertama dilaksanakan pada 17 hingga 18 November 2020 dan tahap dua pada 18 hingga 19 November 2020.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Aminuddin menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk untuk menyamakan komitmen yang sama dalam pengembangan BUMDes yang ada di Desa-desa di Kalimantan Barat.

Sejauh ini, dikatakannya Bumdes di Desa-desa yang ada di Kalbar sudah berjalan.

"Memang Bumdes di Kalbar ini masih belum maksimal, kurang lebih sekitar 56 persen dari 1000 Bumdes dari 31 desa di Kalbar, dari sekian Bumdes ini yang terbentuk. Sekitar 300 an yang tidak aktif.

Baca juga: Wisata Riam Panggar Bengkayang Dikelola Menjadi Bumdes, Hadirkan Paket Wisata Arung Jeram

Dari itu ada juga yang sudah bagus dan ada juga yang masih pemula, tetapi intinya sudah berjalan. Maka kita mendorong agar BUMDes ini maju untuk menggerakkan ekonomi desa," ungkapnya.

Meski BUMDes bukan satu-satunya untuk menjadikan Desa Mandiri, namun dikatakan Aminuddin kehadiran BUMDes tentu sangat membantu untuk menjadikan Desa Mandiri.

Dengan itu pihaknya terus mendorong agar BUMDes di Kalbar bisa berjalan secara maksimal.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved